Ibu Penganiaya Anak Menuduk Disidang

Batam,ST:Sidang perkara penganiayaan anak Eko (8), digelar di Pengadilan Negeri Batam, Senin (30/1) siang. Rubaaiah (25) adalah ibu kandung dari Eko, korban pengadiayaan menjadi tersangka.
Persidangan yang dipimpin Rosmina SH, itu menegangkan. Pasalnya, saat ditanya, Rubaaiah kebanyakan diam dan menunduk. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muchammad Rum SH, menghadirkan suaminya Abu (51) sebagai saksi untuk memberikan keterangan. Wanita yang berambut sebahu ini, kebanyakan menunduk dan berdiam sambil mendengarkan keterangan saksi dengan seksama.
JPU, menanyakan prihal pertemuan saksi dengan terdakwa, dengan suara khas kewargaan Singapura, Abu menceritakan. Dia menikah pada tahun 1991, di Surabaya. Saat itu, terdakwa sudah menjanda.
Didalam persidangan, ia mengatakan, ia pulang seminggu sekali, sehingga ia tidak mengetahui prihal penyiksaan yang dilakukan istrinya. Ia pernah menanyakan tentang kepala anak tirinya yang benjol, dan dijawab jatuh dari tangga oleh Eko.
Disamping itu, Ia juga menambahkan, ia pernah menasehati istrinya, dan istrinya minta maaf dan tidak akan mengulangi lagi.
Saat dilakukan fisum, bocah berusia delapan tahun ini, hampir sekujur tubuhnya terdapat bekas lecet dan luka, yang paling nampak adalah benjolan di kepala sebesar telur penyu dan bekas luka bakar yang sudah kering.  Tiba, giliran terdakwa menjawab pertanyaan hakim, dia kebanyakan diam dan menunduk, ia pun sempat meneteskan air mata. Hakim sempat marah dengan jawaban terdakwa,’anak ini’ (ia menyebut eko dalam persidangan, red).
Mendengar jawaban tersangka, hakim mengetuk palu karena kesal. ”Kasus ini bisa lebih berat dari kasus korupsi,” ujar hakim. Ia menambahkan, karena kasus ini penganiayaan yang dilakukan ibu kandung terhadap anaknya.
Terdakwa sempat mengatakan, masih mau merawat Eko anak dari suami pertamanya, dan kedua anaknya Indra dan Indri dari suami kedua saat ini dirawat ibunya. Saat sedang mengandung Eko empat bulan, ia ditinggal suaminya.
Sidang akan dilanjutkan minggu depan, untuk mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. (cr12/pmbatam)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: