Dilarikan Pacar, ABG Meninggal

Tanjungbalai Karimun,ST:Nanang bin Mahmud memang nekad, anak gadis orang yang masih di bawah umur nekat dilarikannya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Yang leboh fatal lagi, Mawar (nama samaran-red) meninggal dunia dalam pelarian itu karena sakit. Sebelum meninggal dunia cewek yang masih berusia 18 tahun ini sempat hamil di luar nikah.
  Ceritanya, dua sejoli ini terlibat hubungan percintaan, Nanang dan Mawar saling jatuh cinta saat masih berada di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Bengkalis, hubungan percintaan tersebut ternyata dilanjutkan dengan perbuatan terlarang, yaitu hubungan suami isteri di luar pernikahan, sehingga Mawar hamil empat bulan.
  Karena takut diketahui keluarga Mawar, Nanang mengusulkan agar mereka lari saja ke Tanjungbalai Karimun. Tepatnya Senin (18/7) lalu, Nanang mengajak Mawar meninggalkan Desa Mekong menuju Selatpanjang, ”Kita harus pergi ke Selatpanjang dan langsung ke Tanjungbalai, di sana ada keluarga saya tempat kita menumpang,” begitulah perkataan Nanang pada Mawar saat itu.
  Karena saling mencintai, Mawar menyetujui ajakan Nanang tersebut, mereka pun akhirnya berangkat dengan menggunakan MV Batam Line. Sementara di Tanjungbalai, sudah menunggu salah seorang teman Nanang bernama Atan. Selanjutnya Mawar dibawa ke rumah M Isa, di Desa Pangke Kecamatan Meral, untuk bertempat tinggal sementara.
  Selama tinggal di rumah M Isa, Mawar sempat ditinggal Nanang untuk bekerja di Malaysia. Nah, saat bekerja di Malaysia inilah Mawar yang dalam keadaan hamil meninggal dunia. Sebelumnya, Jumat (22/7), Mawar mengeluh sakit kepala, oleh tuan rumah tempat ia tinggal dibawa berobat, namun malang baginya, sekitar pukul 09.00 WIB (Jumat,22/7), Mawar menghembuskan nafasnya yang terakhir. Saatt Nanang kembali ke Tanjungbalai, ia sudah tidak menemui lagi Mawar.
  Ujung-ujungnya, keluarga Mawar yang merasa kehilangan dan terus menelusuri keberadaan Mawar tidak menerima kenyataan itu. Nanang akhirnya dilaporkan ke polisi dengan tuduhan telah melarikan Mawar tanpa sepengetahuan orang tuanya. Dan pada pekan kemarin, Nanang akhirnya dihadapkan di muka persidangan Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
  Jaksa Penuntut Umum Rusmawar Dewi SH dalam surat dakwaannya menjerat terdakwa Nanang dengan Pasal 332 KUHP, yaitu tindak pidana melarikan anak orang lain yang masih di bawah umur dengan nikah atau tanpa nikah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Dalam persidangan itu, JPU turut menghadirkan sejumlah saksi, yakni Abdul Rahman, kakak Mawar, Sarbani kerabat korban, Darni dan M Isa warga Desa Pangke tempat Mawar tinggal dan Bidan Yeli di Sei Raya.
  Sidang yang diketuai Yoserizal SH didampingi Chairil Anwar SH dan Santosa SH ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.(rdi/pmkarimun)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: