Kakek Raba Dada dan Kemaluan Bocah

Tanjungpinang, ST: Seng Hoa (67) terpaksa harus berurusan dengan pihak yang berwajib, Selasa (17/1). Pria yang menduda 32 tahun ini dipolisikan karena diduga meraba-raba sebut saja Delima (11) di kediamanya jalan Pramuka lorong Tanama-Tanjungpinang.
Pencabulan ini terungkap setelah kakak korban sebut saja Jek memergoki adiknya memiliki uang cukup banyak. Setelah didesak siswa kelas IV SD ini akhirnya berterus terang kalau dirinya mendapat uang dari Seng Hoa dan nyaris dicabuli oleh pria setegah baya ini. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kasus pencabulan ini langsung dilaporkan ke Mapolsekta Bukit Bestari Selasa (17/1).
Ditemani ayah dan kakak kandungnya Delima memasuki ruang riksa Reskrim Polsek Bukit Bestari. Bocah lugu ini mengaku akhir-akhir ini dirinya selalu diberi uang oleh Seng Hoa. Jumlahnya tidak sedikit untuk anak seusianya, berkisar antara Rp5 – 50 ribu.
Meski Delima tidak tahu berapa kali dirinya mendapat uang dari Seng Hoa namun bocah merasa takut kalau ingat peristiwa yang dialaminya. Menurut Delima saat dia main bersama teman-temanya di rumah Seng Hoa tiba-tiba pria tua ini datang dan memberinya uang Rp25 ribu. Usai menerima uang Delima di suruh berdiri merapat ke tembok lalu buah dada dan kemaluan bocah ini diraba-raba.
Delima hanya diam saja apalagi saat itu bocah ini di ancam agar tidak menceritakan peristiwa tersebut pada orangtua Delima. Namun saat Delima akan diajak masuk kedalam kamar, bocah ini menolak dengan alasan dipanggil kakaknya.
”Saya langsung keluar rumah kakek apong itu,”ujar bocah ini sambil memainkan ponsel milik kakaknya.
Curiga dengan adiknya yang memilki uang jajan banyak apalagi belum di beri uang sama ibunya, naluri seorang kakak akhirnya berbicara. Setelah didesak akhirnya Delima berterus terang kalau dirinya sering diberi uang oleh apek tersebut.
”Untung kejadian ini segera terbongkar kalau tidak saya tak tahu apa yang akan terjadi dengan adik saja,” ujar Jo dengan seius.
Sementara itu Seng Hoa yang berhasil dijumpai di tahanan Mapolsek Bukit Bestari membantah perbuatanya tersebut pria ini mengaku kalau dirinya hanya iseng saja tak masuk apapun.
”Saya hanya gosok-gosok saja, karena saya lihat anak itu lucu,” tutur pria ini dengan tersenyum, ditambahkan Seng Hoa uang yang slalu di berikan pada Delima, hanya sekedar untuk uang jajan saja.
Kapolresta Tanjungpinang AKBP Drs Arief Sulistiyanto Msi melalui Kapolsek Bukit Bestari Iptu Yayan Koko S membenarkan adanya laporan masyarakat tersebut dan guna untuk penyidikan Seng Hoa kini diamankan di Mapolsek Bukit Besatari, menurut Kapolsek yang masih bujang ini, kalau seandainya Seng Hoa terbukti bersalah pria ini yang sudah menduda selama 32 tahun ini akan di jerat pasal berlapis yaitu pasal 82 undang-undang Republik Indonesia no 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dan atau pasdal 289 KUHP Yo Pasal 293 K.U.H.Pidana perbuatan cabul anak dibawah umur dengan ancaman 15 tahun penjara (oni/posmetrobintan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: