4 Bayi Kelaparan di Rumah Kosong

Pinang,ST:Kondisi empat bayi sangat memprihatinkan, bajunya kumal. Setiap hari mereka hanya diberi makan bubur beras dengan campuran garam. Bekas luka bernanah yang sudah kering terlihat di kulit keempatnya.
Warga Jalan Arief Rahman Hakim Gangg Ariston RT3 RW 1 Kelurahan Tanjung Ayun, Tanjungpinang geger. Suara tangisan bayi tiba-tiba terdengar dari sebuah rumah yang selama ini diyakini kosong, Jumat (18/11) sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika warga melihat ke dalamnya, rasa terkejut bertambah lagi sebab ada empat bayi kelaparan. Hanya ada seorang wanita separoh baya bernama Robiah (40) yang bertugas menjaga dan merawat bayi-bayi malang itu.
Saat ditanya sejumlah warga wanita Sunda ini mengaku tidak tahu menahu siapa orangtua dari bayi-bayi yang setiap hari dijaganya itu. Ia hanya mengatakan apa yang dilakukannya atas suruhan Anita, Ketua Yayasan Nurul Hikmah.
Keempat bayi tersebut adalah Nurul Armaniah (2) yang ditinggal ibunya, Desi ke Bengkulu, Bombom (1) yang ditinggal ibunya ke Lombok, Liling (1) anak dari Sumiati yang saat ini tidak diketahui dimana keberadaannya dan Muh Zikri Adha (9 bulan) yang ditinggal ibunya pulang ke kampung Serasan.
Bayi-bayi itu hanya dibungkus dengan pakaian yang kumal. Selain tampak kelaparan, pada kulit mereka juga terlihat bintik-bintik merah dan bekas luka bernanah yang sudah mengering. Menurut penuturan Robiah, setiap hari ia hanya diberi uang Rp5 ribu oleh Anita untuk kebutuhan empat bayi serta dirinya. Uang itu dibelikannya beras dan garam.

Melihat kondisi mereka yang memprihatinkan warga langsung memberikan pertolongan pada Robiah dan keempat bayi tersebut, usai dimandikan dan diberikan makan Robiah dan keempat bayi yang diasuhnya dibawa ke Polresta Tanjungpinang, kepada petugas Robiah yang terlihat bingung dan ketakutan langsung menyebut nama Anita Pengasuh sekaligus ketua Yayan Nurul Hikmah yang beralamat di Jalan Basuki Rahmad (Kosgoro red) saat ditemukan warga selain hanya memakai pakaian yang kumal dan tidak terawat juga tidak diketemukan bahan makanan yang bisa dimakan kuat dugaan bayi-bayi tersebut menangis karena kelaparan.
”Saya hanya beli beras dan garam tiap harinya untuk dibuat bubur bayi-bayi tersebut,” ujar Robiah dengan raut muka sedih.
Kepada polisi yang memeriksanya, Robiah mengaku walau ada roti di dalam kaleng di rumah tersebut namun wanita ini tak berani memberikan makan tersebut pada bayi-bayi itu sebab sebelumnya Anita sudah pernah mengatakan kalau roti yang ada didalam kaleng itu untuk jual bukan untuk dimakan.
Salah seorang warga yang berhasil dijumpai, Sutarno mengaku tak tega melihat bayi-bayi yang tak berdosa tersebut dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. ”Saat kami buka pintu rumah itu, saya sempat terkejut saat melihat bayi-bayi yang tinggal di rumah yang acak-acakan dan nyaris tak ada penerangan sama sekali disudut-sudut ruangan,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT 3 RW 1, Sumanto (50). Di depan polisi pria ini bahkan mengaku tidak pernah sama sekali mendapat laporan dari pemilik rumah kalau mereka akan tinggal di rumah tersebut apalagi ada bayinya. Ketua RT ini baru mengetahui kalau rumah yang selama ini diyakininya kosong tersebut ternyata terdapat empat bayi, dua lelaki dan sisanya perempuan setelah pulang dari masjid bersama warga akibat tangisan sang bayi.
Merasa curiga dengan apa yang terjadi di wilayahnya pria ini kemudian melaporkan kejadian tesebut pada polisi, Kapolresta Tanjungpinang AKBP Arief Sulistiyanto Msi melalui Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Herry Heryawan Sik saat dijumpai di Mako Polresta Tanjungpinang malam itu membenarkan adanya laporan masyarakat tersebut dan saat ini pihaknya sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi termasuk Ketua Yayasan Nurul Hikmah yaitu Anita yang diduga menelantarkan anak asuhnya.(oni/pmbintan)

One Response to 4 Bayi Kelaparan di Rumah Kosong

  1. aminah says:

    masya Allah kok ada wanita tega berbuat seperti itu, ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: