Istri Ngojek, Suami Nyabu

Pinang,ST:Dian (36) istri Ayong tersangka pemilik sabu-sabu yang ditangkap oleh Jajaran Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang bekerja sama dengan Sat Narkoba Polresta Tanjungpinang dalam operasi gabungan kemarin, hanya dapat meratapi kepergian suaminya dari rumahnya di Jalan Perla Dokabu Tanjungpinang yang digandang ke Mapolresta Tanjungpinang beberapa waktu lalu.
Wanita yang sudah hampir 14 tahun berumah tangga dengan Ayong sama sekali tidak percaya kalau suaminya adalah pengedar sekaligus pemakai sabu-sabu. Dalam penuturannya di kediamanya kemarin wanita yang telah memiliki dua orang anak ini mengaku kehidupan rumah tangganya sangat susah dan serba pas-pasan. Rasanya tak mungkin kalau suaminya (Ayong red) adalah pemakai barang haram tersebut.
Dengan nada bicara mulai gemetar Dian mengaku selama ini tidak mengetahui secara persis apa urusan suaminya di luar rumah. Dian mengaku selama empat belas tahun menjalani kehidupan rumah tangga ia hanya mengetahui kalau suaminya adalah penjual barang-barang seken. Untuk menopang kehidupan rumah tangga yang serba pas-pasan Dian mengaku menjalani kegiatan sebagai pengojek khusus anak-anak tetangga yang berangkat maupun pulang sekolah.
”Walau perempuan saya ngojek hal ini untuk tambah-tambah biaya makan dan uang sekolah anak,” tambah wanita ini sambil menyikai air matanya yang membasahi pipi.
Oleh Karena itu wanita ini sama sekali tidak percaya kalau suaminya yang selama ini dikenal baik dan kehidupan rumah tangga yang serba susah adalah pemakai narkoba. Seperti dirilis koran ini Herman alias Ayong yang digerebek saat dirinya akan tidur malam itu, ditangkap setelah polisi melakukan penangkapan terhadap Izul. Dari lelaki ini polisi kemudian mengembangkan jaringan ini dan akhirnya berhasil menangkap Ayong namun saat dijumpai Ayong mengaku kalau sabu-sabu yang didapat polisi di patung gajah miliknya itu merupakan barang lama bekas pakainya dulu. Pria yang telah memiliki dua putra ini mengatakan sudah hampir tiga tahun belakangan ini ia tidak menggunakan barang haram tersebut.
Namun apapun alasan Ayong, ia dan Izul masing-masing dapat dijerat dengan Pasal 78, dan Pasal 59 ayat 1 huruf c Undang-undang No.2 tahun 1997 tentang psikotropika, dengan ancaman hukuman penjara 4 hingga 15 tahun.(oni/pmbintan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: