Semalam 3 Kali Gagahi Gadis

Pinang,ST:Robi Siregar (28), tersangka pemerkosa terhadap seorang karyawati di salah satu swalayan di Tanjungpinang pada (6/10) lalu, divonis majelis hakim Pengadilan Negri Tanjungpinang dengan hukuman 6,5 tahun.
Putusan ketua majelis hakim Yus Enidar yang digelar di Pengadilan Negri Senin (12/12) itu, jauh lebih ringan dari tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suharno SH sebelumnya yang menuntut terdakwa Robi Siregar, yang telah terbukti melanggar Pasal 285 KUHP, dengan hukuman 11 tahun penjara.
Seperti yang telah diberitakan terdahulu, korban, katakanlah Gita (20), diperkosa sebanyak tiga kali oleh terdakwa di kamar kos-kosannya di Jalan Brigjen Katamso Batu 2.
Pemerkosaan tersebut berawal perkenalan korban dengan terdakwa di atas transport saat menuju kediamannya, di hari kejadian.
Setelah berkenalan itu, Gita lalu diajak ke kediaman terdakwa untuk melaksanakan buka puasa bersama. Selanjutnya mereka pun berjalan keliling Tanjungpinang.
Setelah puas berjalan, mereka lalu kembali lagi ke rumah kos terdakwa. Disaat itulah terdakwa melancarkan rayuannya, dan memaksa untuk menyetubuhi korban.
Pakaian dan celana Gita selanjutnya dibuka secara paksa. Terdakwa saat itu juga sempat membungkam mulut korban menggunakan tangannya, menyuruh Gita agar tak melakukan perlawanan.
Malam itu, korban yang masih dalam keadaan perawan, disetubuhi secara paksa oleh terdakwa sebanyak tiga kali. Pukul 21.30 WIB, 22.00, dan 23.00 WIB. Usai pemerkosaan terjadi Gita yang merasa lemah dan nyeri pada kemaluannya itu, tidur bersama terdakwa hingga pagi.
Keesokan harinya, korban yang sempat membuat keluarganya cemas dan mencarinya sejak ia tak kembali, kemudian pulang ke rumah dengan dinaikkan angkot oleh terdakwa.
Setelah mendengar penjelasan Gita, keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Bukit Bestari. Korban selanjutnya dijemput, dan akhirnya mengakui perbuatannya.
Selain menahan terdakwa, polisi saat itu juga mengamankan barang bukti berupa, rok warna hitam, kemeja putih, celana pendek, pakaian dalam warna kelabu, dan satu helai celana dalam warna putih yang didalamnya terdapat bercak darah yang dikenakan korban saat pemerkosaan berlangsung.(ame/pmbintan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: