WN Singapura Siksa Ceweknya

Pinang,ST:Ep (21) begitu ketakutan ketika Chong Chye Keong (49) melemparkan kamera ke wajahnya. Apalagi saat apek Singapura itu menyiramkan minyak lampu ke tubuhnya. Ep menjerit minta tolong. Hanya gara-gara kamera, Chong Chye Keong (49), warga negara Singapura, tega menganiaya Ep (21), pacar yang telah hidup delapan bulan bersamanya, hingga babak belur.
Seperti yang dijelaskan Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Idrus Jas, diketahuinya kejadian ini berawal dari laporan warga Gang Ciku Dalam Rt 06/V Kampung Baru yang masuk lewat SMS Pelayanan Polsek Tanjungpinang Barat . Isinya memberitahukan ada seorang perempuan muda yang dianiaya apek-apek.
Tak lama, Iptu Idrus Jas langsung menurunkan anggotanya untuk mengecek kebenaran dari laporan tersebut. Ternyata benar. Ep didapati tengah dianiaya oleh sang pacar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Chong digelandang ke kantor Polsek Tanjungpinang Barat untuk dimintai keterangannya.
Informasi yang diperoleh POSMETRO, sore itu Ep yang mengaku sudah delapan bulan belakangan ini hidup bersama tanpa ikatan perkawinan, didatangi oleh seorang anak yang merupakan tetangga namun sudah dianggap seperti anak mereka sendiri.
Oleh anak itu, sebuah kamera yang filmnya berisikan perayaan ulang tahun Ep dibuka. Film kamera itu pun dianggap Ep hangus dan tak dapat dicetak lagi. Hal itu membuatnya kesal. Kepada Chong dia memperingatkan agar anak tersebut jangan lagi dibawa ke tempat tinggal mereka karena telah sering kali membuat kekacauan.
Chong mencoba menenangkan Ep dengan cara merayunya. Tapi dasar bawaan emosi, Ep menyuruh Chong untuk menjauhinya. “kamu jangan ganggu dulu lah. Aku pingin sendiri,” kata Ep saat itu dengan logat Mandarin.
Mendengar itu membuat Chong naik pitam. Kamera yang dianggap biang permasalahan itu dilempar mengenai wajah kekasihnya. Wajah, bagian kepala belakang, hingga bagian tubuh Ep ia pukuli berulang kali. Bahkan, merasa kurang puas juga tubuh Ep yang telah lemah akibat penganiayaan yang ia lakukan, diguyurnya dengan minyak lampu dan diancam akan membakarnya.
Ep hanya dapat berteriak minta tolong. “Ada tetangga yang lihat saya dipukuli. Tak ada yang bantu. Mungkin mereka tak berani,” kata Ep. Rupanya, warga yang mengetahui kejadian tersebut berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungpinang Barat melalui layanan SMS. Keduanya pun dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangannya masing-masing.
Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Idrus Jas didampingi Kanit Reskrimnya HM Siregar, saat dimintai keterangannya membenarkan kejadian tersebut. Kata Idrus Jas, pihaknya telah menerima laporan dari korban. Dan untuk kepentingan penyelidikan, hingga tadi malam Chong masih menjalani penyidikan.
Kepada wartawan, Chong dengan bahasa Inggris mengatakan, dia merasa kesal dengan sikap kekasihnya. Ditambahkan Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat HM Siregar, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, perbuatan tersebut dilakukan tersangka lantaran cemburu terhadap Ep.
“Katanya Ep sempat enam hari menghilang. Mungkin atas dasar itulah ia cemburu dan merasa kesal,” katanya.(ame/aiq/pmbintan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: