Lima Remaja Putri Selamat dari Upaya Trafficking

Indramayu, ST:Lima gadis ABG (anak baru gede) berusia belasan tahun asal Kab. Indramayu berhasil diselamatkan dari jeratan sindikat kejahatan trafficking (penjualan anak di bawah umur). Mereka rencananya akan diberangkatkan ke sejumlah tempat di Batam dan Malaysia, diduga kuat akan dipekerjakan sebagai PSK (pekerja seks komersial).

Penggagalan pemberangkatan kelima gadis ABG itu dilakukan petugas gabungan dari Disosnaker dan Polda Jabar. Setelah digagalkan, Kamis malam (9/2), kelima gadis ABG itu dijemput petugas Disosnaker Indramayu di Bandung dan dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Informasi yang diperoleh “PR”, Jum’at (10/2), kelima gadis ABG itu ada di sebuah tempat penampungan di daerah Bogor bersama puluhan ABG dari berbagai daerah lain di Jabar. Petugas Disosnaker Jabar dan kepolisian yang sebelumnya mengantongi informasi menggerebek rumah penampungan itu dan mengamankan puluhan gadis, termasuk lima ABG asal Indramayu.

Kasubdin Kesejahteraan dan Sosial Disosnaker Indramayu, Drs. H. Ari Nurzaman membenarkan pemulangan kelima gadis tersebut. Untuk kepentingan pemeriksaan, nama-nama gadis ABG itu masih dirahasiakan.

Dituturkan, kelima gadis itu rata-rata berusia 14 – 18 tahun, berasal dari sejumlah kecamatan seperti Bongas, Gabuswetan dan Haurgeulis. Terungkap pula, dua ABG lain asal Indramayu ternyata telah berubah identitas dan memperoleh KTP Tangerang yang diduga palsu.

Pengungkapan keberadaan lima gadis itu menyusul keberhasilan Disosnaker Bandung dan kepolisian menggagalkan pengiriman belasan wanita di Bandara Husein Sastranegara Bandung belum lama ini.

Tempat penampungan di Bogor milik PT Am, PJTKI asal Jakarta, menurut informasi Disosnaker Bandung tidak memiliki izin. Menurut pengakuan pihak PT Am, mereka akan dipekerjakan sebagai PRT di sejumlah negara di Timur Tengah seperti Kuwait dan Arab Saudi.

“Kami tidak memercayainya. Sebab, pengakuan para ABG itu justru akan diberangkatkan ke Batam dan Malaysia,” ujar Ari.

Kasubdin Pentaker (Penempatan Perluasan Naker), Disosnaker Indramayu, Drs. Dede Suwandi menambahkan, masih ada belasan ABG Indramayu yang belum dipulangkan, Jumlah keseluruhan sebanyak 21, hanya, salah satu di antaranya dikhabarkan sudah diberangkatkan.

“Kami terima informasi ada 8 yang masih disekap oleh sindikat trafficking. Keberadaannya tidak diketahui dan kita masih terus melacak,” ujarnya.

Dede juga menuturkan, Disosnaker Indramayu langsung melakukan penyelidikan menyusul terungkapnya rencana penjualan ABG setempat. Dari hasil penyelidikan, sejumlah nama orang yang bertindak sebagai calo telah diperoleh.

sumber: pikiran rakyat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: