Bocah 8 Tahun Dicabuli

Bintan,ST:Ada-ada saja yang dilakukan So (37) untuk mewujudkan nafsu bejatnya. Ia berpura-pura memijat tubuh Bunga yang berusia 8 tahun (nama samaran), namun lama-lama lidahnya merayap dan menjilat kemaluan bocah tadi.
Perbuatannya akhirnya terbongkar, setelah korban bersama keluarganya melapor ke Polsek Bintan Utara pada pagi harinya. Kapolsek Bintan Utara AKP Prasetyo Rahmat Purboyo yang dikonfirmasi POSMETRO, Senin (20/2) siang mengatakan, kasus yang terjadi pada Minggu (5/2) sekitar pukul 21.30 WIB di Desa Ekang Anculai Kecamatan Teluk Sebong itu hingga kini masih ditangani pihaknya.
“Kita sudah amankan tersangkanya dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Prasetyo saat ditemui di ruang kerjanya.
Lebih lanjut mantan Kasat II Intelkam Polda Kepri itu menambahkan, perkara pencabulan tersebut masih dalam pengembangan, namun untuk melanjutkan kasusnya ke proses hukum selanjutnya, pihaknya telah menerima hasil visum et revertum dari dokter. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara Aiptu R Edi Suratman yang ditemui secara terpisah kepada POSMETRO menuturkan, perbuatan tersangka So dilakukan di salah satu rumah keluarga korban yang bertetangga dengan rumah yang didiami korban dan orang tuanya.
“Korban pada saat itu lagi diurut, saat itulah tersangka menjilati kemaluannya,” papar Edi.
Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap kesaksian korban, pada waktu itu korban sempat menangis namun lantaran takut ia tak berani melawan, barulah sepulangnya dari rumah tersebut, Bunga kemudian mengadukan peristiwa yang dialaminya kepada orang tuanya. “Kita menerima laporannya pagi hari, itupun kedua belah pihak dibawa kemari oleh warga,” tukasnya.
Hingga berita ini ditulis, dari hasil pemeriksaan pihaknya tersangka masih terus menyangkal dan tidak mengakui perbuatannya. “Itu hak dia untuk mengelak, tapi kami sudah kumpulkan barang-bukti dan saksi-saksi, termasuk hasil visumnya,” tegasnya sembari menunjukkan selembar surat bukti visum yang menerangkan bahwa ada luka lecet di kemaluan Bunga selebar 0,5 centimeter.
Kini tersangka sudah mendekam di balik jeruji pengap ruang tahanan Mapolsek Bintan Utara, menurut Edi, tersangka sementara dijerat dengan Undang-Undang tentang perlindungan anak nomor 23 tahun 2003 dan Pasal 294 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman sekitar 15 tahun penjara.(kau/pmbintan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: