Perawan Dijual Rp4 Juta

Karimun,ST:Masalah hutang sering jadi penyebab terjerembabnya seseorang di dunia hitam. Seperti dialami Ir (15), gadis di bawah umur yang dipaksa melayani apek Singapura agar menyerahkan keperawanannya seharga Rp4 juta. Ia dipaksa terdakwa Wenih (42) dan Ajab (48) dengan alasan untuk melunasi hutang yang dipinjamkan pada orangtuanya di kampung halaman.
Keterangan Ir ini terungkap dalam persidangan yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun Selasa (21/2) kemarin. Sidang yang diketuai hakim Yoserizal SH dan dibantu Panitera Pengganti Ronny Erlando SH ini menghadirkan dua saksi, selain Ir, St (16) yang juga korban kasus trafficking ini turut diperiksa sebagai saksi.
Menurut keterangan kedua saksi, keduanya dan 5 orang temannya yang lain dipaksa terdakwa Ajab dan Wenih untuk melayani hasrat seks lelaki hidung belang pada pertengahan Juli 2005 lalu di lokalisasi Batu 7 Tanjungbatu Kecamatan Kundur. Ir dan St dan 5 rekannya tersebut dibawa Wenih dan Ajab dengan alasan akan dipekerjakan di sebuah restoran, namun sesampainya di Tanjungbatu, mereka malah dibawa ke lokalisasi Batu 7 dan dipaksa melayani para lelaki hidung belang.
Yang memiriskan, keperawanan Ir dihargai Rp4 juta pada seorang apek Singapura dengan waktu boking selama setengah hari. Ir yang semula menolak dipaksa dengan alasan untuk melunasi hutang orangtua dan biaya transportasi keberangkatannya ke Tanjungbatu, dan ia harus bekerja selama 1 tahun dengan kedua terdakwa. Bahkan, Ir dan rekan-rekannya sempat diancam akan dibunuh jika melaporkan hal tersebut pada orang lain.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andre Suprianus SH yang ditemui Koran ini seusai persidangan, mengatakan kalau kedua terdakwa didakwa dengan dakwaan berlapis, yakni Pasal 88 Undang-undang RI No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Dakwaan tersebut ditujukan pada kedua terdakwa karena, disamping mengeksploitasi secara ekonomi atau seksual terhadap anak di bawah umur untuk kepentingan pribadi, kedua terdakwa juga mengancam akan membunuh korban jika perbuatan mereka dilaporkan pada orang lain.
Sidang kasus trafficking atau eksploitasi seksual anak di bawah umur sempat tertunda cukup lama, pasalnya para korban yang juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini tidak bisa dihadirkan di muka persidangan lantaran masih trauma dengan peristiwa yang mereka alami. Sidang ini akan dilanjutkan Selasa (28/2) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lanjutan, yakni 5 saksi yang juga para korban dalam kasus ini.(rdi/pmkarimun)

One Response to Perawan Dijual Rp4 Juta

  1. muhith says:

    Coba minta pendapat ustadz atau tokoh agama, Mas. Siapa tahu bisa lebih bagus, seharusnya pelaku itu ganjarannya seperti apa? Aku siap kok, he he he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: