Bocah 5 Tahun Dicabuli

Batam,ST:Mengetahui Bunga (nama samaran) membuang gelang manik-manik pemberiannya, Na (30) kaget. Tapi ibu dua anak ini lebih kaget saat mendengar pengakuan bocah lima tahun itu. Bibir mungil gadis cilik itu berujar, pria berinisial Fd (40) berbuat cabul kepadanya. Sebaga ibu, emosi Na pun meledak.
Ternyata bukan hanya Bunga yang menjadi korban satpam tersebut. Mawar (5) dan Anggrek (9)  tetangganya, -keduanya nama samaran- juga diperlakukan sama.
Selasa (28/2) malam, Kampung Tengah, Batu Besar gempar. Pencabul anak ingusan itu pun dibekuk warga beramai-ramai. Tapi sayang, pelaku yang sudah diamankan di rumah salah seorang Ketua RT itu berhasil kabur. Padahal saat itu polisi juga ada di sana.
/////
Kata Na, semula ia tidak curiga dengan pelaku yang diberi tumpangan di rumah orang tuanya yang berjarak lima meter dari rumahnya itu, setahun lalu. Kecurigaannya muncul ketika di rumah ia melihat anak keduanya itu membuang gelang yang sebelumnya ada di pergelangan tangannya.
“Saya benci dengan Om itu,” ujar Bunga. Perkataan anaknya itu pun mengundang tanya. “Kenapa dengan Om itu?” tanya Na kepada Bunga.
Na kaget mendengar penuturan anaknya, yang mengatakan pelaku mencium kemaluannya. Ibu rumah tangga itu langsung mencecar pertanyaan lain, terkait tindakan pelaku. Namun, jawaban Bunga tetap sama.
Ternyata perbuatan pelaku, bukan terhadap Bunga seorang, melainkan kepada sepupu Bunga, Mawar, yang tinggal  sekitar 100 meter dari rumah pelaku. Korban lainnya adalah Anggrek siswi kelas 1 SD. Parahnya, terhadap Mawar dan Anggrek, pelaku sudah memasukkan kemaluannya.
Orang tua para korban yang mendengar penuturan anaknya itu lalu beramai-ramai membekuk Fd. Akhirnya pelaku berhasil dibekuk. Warga sempat emosi, memberi hadiah bogem mentah.
Seorang anggota polisi yang bertugas di Pos Polisi Batubesar lalu mengamankannya di rumah Pak RT. Entah kenapa, pelaku yang bekerja sebagai satpam di perumahan sekitar Batubesar itu berhasil melarikan diri. Ia dikejar massa, tapi berhasil lolos.
Peristiwa itu lalu dilaporkan oleh orang tua Mawar ke Mapolsek Kabil. Pagi harinya, Mawar dibawa ke Puskesmas untuk divisum.(msa/pmbatam)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: