Bocah Tiga Tahun Diperkosa

KARIMUN, ST: Yu, warga Parit Benut II, Kamis (4/5) sekitar pukul 11.45 WIB terkejut melihat anaknya yang menangis-nangis dan mendatanginya. Terlebih lagi Yu melihat banyaknya keganjilan pada anaknya yang merasa sakit di selangkangannya.

Merasa khawatir dengan anak, langsung membawa Bunga (nama samaran) ke salah satu bidan di sekitar tempatnya tinggal. Astaga ternyata kemaluan bocah lugu ini sudah robek hingga mengeluarkan darah.Orang tua tentu saja berang setelah menetahui anaknya yang masih berusia 3 tahun itu diperkosa orang.

Merasa kasihan dengan masa depan anaknya yang telah ternoda, Yu berusaha menari tahu siapa pelakunya. Namun ia belum bisa yakin siapa orang yang telah tega memperkosa anaknya itu hingga Yu melaporkan kejadian itu ke Polsek Meral.

Mendapatkan laporan Yu, polisi langsung menuju tempat kejadian Perkara (TKP) untuk mencari sebab terjadinya perbuatan tak senonoh tersebut.

Setelah diselidikan polisi dan meminta keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi tersebut termaksud Yu, didapatilah pria berinisial FZ (30) diduga sebagai pelaku utama pemerkosaan terhadap bocah tiga tahun itu. Dalam waktu 2 jam saja FZ berhasil diamankan jajaran Polsek Balai di daerah Pangke saat asik duduk-duduk.

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Karimun, AKBP Drs H Nughi melalui Kapolsek Meral Iptu Darson Samosir saat dikonfirmasi Posmtero, Jumat (5/5) di ruang kerjanya.
Penangkapan FZ, warga Sumbawa berawal dari keterangan saksi bahwa saat itu tidak ada orang lain selain FZ di lokasi tersebut.

”Saat itu sekitar pukul 11.00 WIB Bunga sedang bermain dengan WY–bocah laki-laki umur 1 tahun– ditemani Yu yang merupakan ibu Bunga. Tiba-tiba saat itu, FZ datang dengan menggunakan sepeda, lantaran hujan gerimis, YU yang ingat ada jemuran di samping rumahnya langsung beranjak dan meminta FZ untuk menjaga Bunga dan WY saat itu. YU kemudian masuk ke dalam rumahnya membawa baju yang diangkatnya,” jelas Darson.

Nah di sela-sela waktu itulah FZ diduga tega melampiaskan nafsu bejatnya itu ke Bunga yang masih bau kencur tersebut. Kemudian sekitar 15 menit Yu kembali ke kios, bensin di mana Bunga, FZ dan WY berada. Namun dilihatnya Bunga sedang duduk di bangku samping kios sementara FZ duduk sekitar 50 meter dari Bunga.

Ternyata kedatangan Yu yang ingin melihat Bunga kembali menjadi rasa kesal berkepanjangan. ”Saat itu saya tiba, Bunga langsung berkata sama saya, aduh sakitlah ini kami sambil merengek-rengek,” terang Yu saat dimintai keterangannya di depan Polisi di lokasi kejadian.
”Terus Fz yang sudah saya kenal lama lantaran sering membeli minyak di kios ini saat itu langsung berpamitan kepada saya, namun saya tanya dia, cepat betul pulah Fz, dan dalam beberapa menit saja dia hilang dari pandangan kita,” ujar Yu lagi.

Dari situlah polisi menduga bahwa FZ yang telah melakukan perbuatan bejat ini, lantaran dari keterangan Yu bahwa tidak ada orang lain saat itu.

”Melihat keterangan dari beberapa saksi-saki kita mengarah bahwa FZ yang telah melakukan. Selain itu saat kita tangkap FZ kita geledah dan ternyata ia tidak menggunakan celana dalam, dari situ bisa dilihat bahwa untuk melakukan hal itu sangat mungkin terjadi. Dan untuk itulah FZ kita amankan untuk di dengar pengakuanya,” jelas Darson.(ria/pmkarimun)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: