Korban Percobaab Perkosaan Trauma

30-b-foto-hal-1-korban-perampok-dan-pemerkosaan1.JPGTanjungpinang,ST: Trauma berat dialami SM (31). Wanita yang tinggal di Jalan menuju Dompak Lama Batu Delapan itu nyaris saja menjadi korban pemerkosaan dan perampokan. Untungnya dalam keadaan gelap Rabu (28/6) sekitar pukul 21.00 WIB itu, SM selamat setelah sempat menggigit jari dan menarik kemaluan pelaku.
Diceritakan SM setelah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Tanjungpinang, Kamis (29/6) pagi kemarin, malam kejadian, dirinya hanya seorang diri di rumah. Sang suami yang biasa menemani, saat sudah sekian lama bekerja bangunan di Tarempak.
Sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba saja lampu teplok di dinding ruangan rumahnya padam. Belum diketahui apa penyebabnya. Saat akan memeriksa, tiba-tiba saja, Sm yang mengaku rabun itu, merasa tubuhnya dipeluk seseorang dari belakang.
Sm meronta kuat berusaha melepaskan dekapan seseorang yang tak dinampak, namun diyakini lak-laki itu. Kepadanya, pelaku meminta uang dan ditunjukkan dimana letak parang diletakkan.
“Mana uang…. mana uang…! Di mana parang… di mana parang,” kata SM menirukan perkataan pelaku.
Dalam keadaan seperti itu SM kian ketakutan. Dia terus meronta. Saat berusaha menghalau dekapan pelaku, tangannya secara tidak sengaja memegang bagian tubuh yang ternyata kemaluan pelaku.
“Dia tidak bercelana. Dia telanjang bulat,” kata SM.
Tanpa pikir panjang, Sm kemudian menarik kemaluan pelaku sekuat-kuatnya. Pelaku kemudian marah. Beberapa kali bagian kepala Sm dipukulnya. SM kemudian terjatuh ke lantai. Dalam keadaan seperti itu, seketika pelaku berusaha menyumpal mulut Sm menggunakan kain pel. Bukan kainnya yang masuk. Jari pelaku pun saty itu ikut masuk ke dalam mulut SM.
Kembali, SM melakukan usaha menyelamatkan diri. Jari pelaku yang terus berusaha memasukkan kain, ia gigit sekuat-kuatnya hingga mengeluarkan darah dan melekat di kain pel yang berusaha disumpalkan.
Pelaku kemudian melepaskan jari tangannya yang terus digigit SM. Setelah berhasil, pelaku bugil itu langsung kabur melalui pintu belakang.
“Saya tak tahu apakah dia mau merampok atau mau memperkosa saya. Yang jelas waktu itu dia minta uang, parang, dan telanjang,” kata SM.
Setelah pelaku kabur, SM kemudian berteriak minta tolong sejadi-jadinya. Teriakan itu didengar warga sekitar termasuk abang iparnya. Menurut Ahmad Hasan (56) sang abang ipar, dirinya tak sempat menjumpai pelaku. Begitu juga dengan warga sekitar yang letak rumahnya cukup rapat.
Kamis (29/6) kemarin, SM ditemani Ahmad Hasan, mendatangi Polresta Tanjungpinang melaporkan kejadian yang dialaminya. hari itu, polisi segera melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP. Selain melakukan penyelidikan mencari siapa pelakunya, saat ini juga polisi juga menerima barang bukti berupa kain pel yang terdapat bercak darah milik pelaku.(ame)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: