Pemerkosa Pelayan Kafe Dituntut 14 Tahun

Tanjungpinang,ST:Dua bersaudara yang diduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan pelayan cafe Puja Ria di Wacopek, Kijang. Angga (23) dan Wawan (20) akhirnya diancam pidana penjara selama 14 tahun. Sementara itu teman mereka Satria diancam pidana penjara 12 tahun.
Sidang yang berlangsung Senin (26/6) di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, yang dipimpin majelis hakim Tjaroko Imam Widodadi SH, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asnath Hutagalung SH berlangsung cukup singkat. Sidang yang berlangsung tersebut dengan agenda kegiatan mendengarkan tuntutan JPU. Dalam tuntutannya JPU berpendapat ketiga terdakwa bersalah sebagai mana diatur dalam KUHP Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke-2 dan ayat (3).
Terhadap terdakwa Satria JPU menuntut lebih ringan, hal ini di karena saat kejadian tersebut Terdakwa Satria hanya ikut serta saja.Ditegaskan Asnath terdakwa Angga diancam hukuman lebih berat karena yang bersangkutan dalam perkara tersebut telah melakukan pemerkosaan terhadap korban Ni. Selain itu terdakwa merupakan residivis yang pernah menjalani penahanan sehingga JPU berpendapat ancaman hukuman Angga harus ditambah.
Sementara itu adik kandung Angga yaitu terdakwa Wawan dalam perkara ini dianggap telah menghilangkan nyawa Etik yang saat itu sedang hamil 5 bulan. Etik tewas setelah ditikam dengan pisau sebanyak dua kali oleh terdakwa Wawan. Perbuatan pemerkosaan yang disertai dengan pembunuhan tersebut bermula ketika terdakwa bersama ketiga orang temannya yang salah satunya Daru (DPO) tengah mencari spare part kendaraan bermotor di Tanjungpinang.
Namun karena di Tanjungpinang barang yang dicari para terdakwa tak jumpa, dengan menggunakan kendaraan bermotor mereka melanjutkan pencarian hingga sampai Kijang. Saat dalam perjalanan pulang dari Kijang menuju ke Tanjunguban mereka kehujanan, hingga akhirnya singgah di cafe tempat Ni dan Etik (korban- red) bekerja. Didukung karena suasana sekitar cafe yang saat itu cukup sepi.
Terdakwa Angga mempunyai niat jahat, Angga memperkosa Ni dengan cara mendorong ke kamar cafe dan menutup pintu kedai.Sementara itu ketiga temanya hanya duduk di cafe sambil mengamati keadaan sekitarnya. Salah satu dari mereka Daru yang hingga saat ini masih buron memaksa Etik yang saat itu berada di dapur cafe untuk melayani napsu bejatnya, Namun karena korban Etik yang saat itu dalam kondisi hamil Daru mengurungkan niatnya dan hanya melakukan oral seks saja.
Etik yang saat itu berada di dapur di paksa masuk ke kamar mandi oleh Daru. Etik terus berusaha meronta dengan memberikan perlawanan hingga akhirnya korban berhasil melarikan diri dari dalam kamar mandi. Namun terdakwa Wawan yang berada di ruang tengah mengetahui kejadaian tersebut dengan cepat menangkap tubuh korban. Tanpa belas kasihan Wawan pun menghujamkan pisau panjang yang tergantung di atas dinding cafe sebanyak dua kali pada tubuh Etik. Hingga akirnya ibu muda yang tengah mengadung tersebut tewas seketika.(oni)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: