Dukun Cabul Tiduri Pasiennya

Pinang, ST:Dukun cabul buka praktek di Tanjungpinang. Tapi syaratnya aneh, pasien wanita akan selesai masalahnya jika bersedia disetubuhi. Meski aneh, ada juga yang tertipu dan sempat ditiduri.
Dua daria 3 korban, Ir (28), dan Li (32), Rabu (11/10) sore, akhirnya lapor ke Polresta Tanjungpinang. Ir bercerita, kejadian itu berawal saat temannya bernama Wr (26) sakit, pertengahan September lalu. Ir membawanya ke Ki Gontor, yang praktek di sebuah hotel di Jalan Pos.

Awalnya Wr tak satu kamar dengan Ki Gontor. Sebagai biaya pengobatan, dukun yang konon berdomisili di Batam itu, meminta ongkos sebesar Rp1,5 juta.
Sehari proses pengobatan, Ir yang satu kos dengan Wr diminta datang. Wanita asal Jawa Timur yang baru 2 bulan di Tanjungpinang itu datang dan menyaksikan si dukun sepertinya melakukan penerawangan. Tiba-tiba Ki Gontor bilang kalau Ir sepertinya memiliki masalah.
Rupanya Ir memang merasa punya masalah, ia ingin memiliki usaha namun tak terwujud-terwujud. Dia juga ingin seorang koleganya di Singapura, mengucurkan dana kepadanya. Akhirnya ia konsultasi dengan Ki Gontor di kamar lelaki itu. Dukun meminta mahar Rp500 ribu.
Demi keinginannya, Ir utang duit kepada Li yang kerap dipanggilnya mama. Sudah dapat duit, Ki Gontor minta syarat lain, Ir harus bersedia melayani nafsu syahwatnya.
Lebih berat kepada pilihan ingin punya usaha, akhirnya Ir pun bersedia ditiduri sang dukun.
“Cuma sekali. Setelah itu, saya lalu pergi,” tukas IR.
Belakangan, Ir merasa nasibnya tak berubah-berubah. Penyakit Wr pun tak kunjung sembuh, bahkan harus dirawat di rumah sakit. Sialnya, sang dukun yang telah menggaulinya pun kabur.

Diganti Duit Rp300 Ribu
Li juga korban dukun cabul. Bedanya dengan Ir, ia belum sempat di”cicipi” karena bersedia mengganti syarat aneh tersebut. Meski tak disetubuhi, Li kehilangan sekitar Rp14 juta.
Dua hari dari proses pengobatan Wr, Li juga berkunjung. Sama seperti kepada Ir, Ki Gontor pun mengatakan kalau Li agaknya punya penyakit. Katanya, Li diguna-guna.
Takut penyakitnya, Li mau diobati sang dukun. , “dimakan” sang dukun tanpa ada kejelasan.
Dua hari berselang diobatinya WR, LI juga datang membesuk. Seperti halnya IR, Li juga dikatakan mengalami suatu penyakit.
“Kamu diguna-guna. Kalau kamu mau, saya bisa bantu obati” kata Ki Gontor kepada LI.
LI Kemudian bersedia. Lagi-lagi di kamar tempatnya menginap, LI kemudian melakukan konsultasi dengan ditemani dua pembantunya. Selain membahas guna-guna yang katanya menggerayangi tubuh dan jiwanya, kepada Ki Gontor, LI juga mengharapkan agar uangnya yang tersendat di banyak orang dapat kembali.

Seperti halnya kepada WR dan IR, Ki Gontor juga mengenakan tarif bagi LI. Ia meminta bayaran sebesar Rp1,5 juta. LI bersedia. Uang sebesar itu, tunai dia bayar. Tapi syarat itu masih kurang, seraya mengusapkan minyak ke dahi LI, Ki Gontor menyebutkan syarat lainnya. Kalau ingin guna-guna dan uangnya yang tersendat kembali, LI harus mau disetubuhi.
“Tapi saya yakin ibu tak akan mau. Tetapi itu tak masalah. Mahar itu bisa digantikan kepada orang lain. Berikan uang Rp300 ribu, untuk saya mencari wanita lain untuk saya setubuhi sebagai pengganti ibu,” papar Ki Gontor kepada LI.

Syarat seperti itu disetujui. Setelah melakukan ritual-ritual pengobatan, LI kemudian kembali menjenguk WR.

“Saya tak tahu apakah dia boking cewek, sebagai pengganti saya,” kata LI.
Namun, hubungan mereka tak terputus sampai disitu. Antara Li dan Ki Gontor terus berhubungan. Baik melalui perantara, telepon atau sms. Kepada LI, Ki Gontor terus menerus meminta uang yang kegunaannya tak jelas.

Anehnya pula, seperti dihipnotis, LI mau saja mengikuti kemauan sang dukun tadi.  Dikatakan Li, terakhir dia berhubungan dengan Ki Gontor, empat hari memasuki puasa. Ketika itu, Ki Gontor berpesan agar Li tidak menghubungi selama tujuh hari. Itu dikatakannya sebagai salah satu syarat. Jika dilanggar, maka ritual yang dilakukan sebelumnya, tak ada guna.

Lagi-lagi LI manut. Tapi belakangan dia sadar. Sama seperti IR dia yakin telah ditipu. Dia juga coba menghubungi Ki Gontor melalui telepon. Tapi usaha itu sia-sia. Nomor Ki Gontor tak dapat lagi dihubungi. Ditemani IR, Rabu (11/10), mereka mendatangi Polresta Tanjungpinang. Kini kasus tersebut tengah ditangani polisi.(ame)

21 Responses to Dukun Cabul Tiduri Pasiennya

  1. harnoko says:

    jangan selalu salahkan dukunnya dong man, siapa sih yang nggak butuh duit dan he he he. wanitanya saja yang nggak cermat, makanya zaman sekarang ati-ati, dong!

  2. mukhtarom says:

    jaman gini masih ada aja orang ketipu ama dukun, sampe2 bukan cuma uang, memekpun di kasih

  3. ris says:

    dukunnya walhasil dong he he he

  4. sexy lingerie babes

    relevant information from this website

  5. agung says:

    wah artikelnya cukup menyayat ati nih….tapi masih ada kan dukun baik….ya nggak …ato udah nggak ada ya.

  6. usil says:

    lah wong memang memek gatel….dah ketipu baru lapor…. yah kabur

  7. bojong says:

    gila… bener tu dukun
    dah uang dimakan…
    orangnya juga dimakan….
    hal gituan perlu dihajar aja tu biar mampus…

  8. Eyota Madius says:

    Agar jangan mudah tertipu daya karena keinginan yang tidak masuk akal

  9. doey bandung says:

    enak bgt tu jd dukun..boleh deh bagi2 ilmunya

  10. budi utomo says:

    coba deh belajar agama, terutama masalah tipu daya setan yang menggunakan teman manusianya (dukun )untuk menyesatkan manusia.semoga kita semua faham dan mengerti.

  11. boy says:

    wah gile beener tu…asik bner tu ….tapi…gmana caranya mendaftarnya…h

  12. mase says:

    Cobalah kembali ke jalan yg benar,biar semuanya mudah dlm menjalankan hidup.

  13. dalimin says:

    biasa bae

  14. wongbulu says:

    Jempol dua tangan buat mBah uduk eh dukun….,

  15. Gigolo says:

    Wah asyik juga tuh……. gw juga maulah jadi dukun dapet dua duanya…. uang dan memek he he he he

  16. calon kiyai says:

    Walah mbah……-mbah…..
    wes tua ko’ neko-neko…”
    “ASU”KAKE’ANE”DIANTO’I”KANKRENGGANE!!!!!!!!!!!”

  17. Cinday says:

    Ya zaman skrng ko msh prcya ma dukun waspadalah waspadalah

  18. hmmm bodoh banget ke 2 cwe itu,mau2nya ja di setubuhi sama yang bukan suaminya.dasar aja cwe gatel kaleeeee

  19. laaa emang dunia udah edan kok mbk ikut edan………. minta bantu itu ama tuhan….. bukan ama dukun……kalo mau sukses yaaa bekali diri dengan keahlian…dan keimanan insa allah sukses dunia akhirat. tapi kalo udah terjadi yaaaa sukuri aja semua ada hikmahnya dan ada niiiikmaaatnya kaaaaan. ????????????

  20. gondrong says:

    dukun ngunu kuwi dukyn jancokkk

  21. ki gombalica says:

    ha ha ha..berobat ama gua aja,di jamin ngulet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: