Karyawati Coba Diperkosa

Batam, ST: Wati (23) tidak menyangka jika malam itu, Jumat (13/10) sekitar pukul 23.00 WIB, akan menjadi mangsa lelaki hidung belang, ia akan diperkosa oleh tiga pria yang tidak dikenalnya. Tapi untung saja ia berani melawan, dan ada tukang ojek yang lewat di dekat lokasi itu, sehingga ia bisa melarikan diri.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan koran ini dari kepolisian, malam itu Wati pulang dari tempat kerjanya di Ramayana Panbil Mall Mukakuning. Ia akan pulang ke rumahnya di Tanjungpiayu. Ia pun naik taksi plat hitam jurusan piayu yang sedang mangkal di Simpang Panbil.

Sebelum ia naik taksi itu, di dalam sudah duduk dua pria, dan satu supir. Tanpa curiga ia langsung naik taksi itu dan duduk di belakang. Beberapa menit kemudian, taksi itu pun berangkat. Tapi waktu itu taksi itu tidak belok ke kanan, ke arah Tanjugpiayu, melainkan jalan lurus ke arah Simpang Kabil.

Wati pun bertanya pada supir itu, kenapa ia jalan lurus. Sopir itu pun menjawab bahwa ia akan membeli bensin dulu, sekalian mengantar dua pria itu, gadis asal Sumatera Utara ini menurut saja, lantaran ia sudah terlanjur naik taksi itu.

Tapi ketika mobil itu sampai di depan SPBU Pandanwangi, supir itu tidak menghentikan mobilnya, melainkan lurus saja, dan Supir itu mengatakan bahwa ia akan membeli bensin di SPBU simpang KDA, ketika itulah Wati sudah mulai curiga, tapi ia diam saja, dan taksi itu pun dari Simpang Kabil berbelok ke arah Bandara.

Tapi ketika taksi itu melewati SPBU itu, taksi itu tidak berbelok arah, melainkan lurus saja ke arah bandara. Wati pun bertambah curiga, lalu ketika mobil itu sampai di dekat perumahan Cendana, tepatnya di Tugu Kesenian Melayu,  ia meminta pada sopirnya, agar diturunkan di tempat itu. Sopir taksi itu pun menghentikan mobilnya, dan menurunkan gadis berkulit terang itu di depan perumahan Cendana Batamcentre.

Saat Wati turun, dua pria yang ada di dalam taksi itu juga ikut turun. Dan mereka langsung menyergap Wati yang sedang berjalan. Tanpa diduga, salah seorang dari dua pria itu menyergap Wati dari belakang, sedangkan yang satunya menyergapnya dari arah depan. Wati baru sadar jika ia sedang dalam bahaya.

Ia pun mencoba melawan dan meronta-ronta. Tapi salah seorang dari dua pria itu memukul kepala Wati dengan Broti, bahkan ketika Wati akan berteriak, pria itu menggigit bibir dan punggung Wati. Lalu mereka berusaha melucuti pakaian gadis itu, dan akan memperkosanya. Tapi belum sempat dua pria itu melucuti pakaian Wati, ada seorang pengendara motor yang akan lewat di tempat itu, sehingga dua pria itu mengurungkan niatnya.

Lalu dua pria itu pun kembali masuk ke dalam taksi dan kabur dengan taksi itu. Sementara Wati langsung saja berteriak minta tolong, dan menghentika sepeda motor yang sedang lewat itu. Lalu gadis itu meminta pada pengendara sepeda motor itu agar mengantarnya ke Simpang Panbil Mukakuning. Dan akhirnya Wati pulang ke rumahnya yang berada di Tanjungpiayu.

Kapolsek Tanjunguncang, AKP Budhi Rayadi Spd melalui Kanit Reskrim Ipda Suryono, saat dikonfirmasi wartawan koran ini mengatakan bahwa, memang ada informasi tentang percobaan pemerkosaan itu. “Tapi korban tidak melaporkan kejadian itu ke Polsekta Tanjunguncang, mungkin dia melapor ke Poltabes atau polsek Batamcentre, karena kejadiannya di wilayah Batamcentre,” tutur Suryono.(hnr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: