Mau Jual Rumah, Diperdaya Dukun

Batam, ST: Entah gelar apa yang cocok buat Sutarmin Hartodinomo (55). Selain pengojek, ia juga mengandalkan komat-kamit mantranya untuk mencari duit. Selain uang, tubuh korban pun disetubuhi. Jumat (27/10) lalu, ia terpaksa berhadapan dengan polisi.
Ulah cabul sang dukun ini bermula seminggu sebelum Ramadan tiba. Sebut saja Jelita (31), warga Kampung Seraya. Ia bingung, apa yang mesti dilakukan agar rumahnya di Tanjungbatu laku. Cuma, ia memilih jalan keliru. Bukannya pasang iklan di koran, eh, malah mendatangi Sutarmin.

Tapi, itu bukan tanpa alasan. Jelita pernah mendengar dari seorang teman, kalau Sutarmin paranormal linuwih (hebat) yang bisa membantu menjualkan rumah dengan cepat. Singkatnya, Jelita pun sowan ke rumah Sutarmin di Ruli Baloi Kebun.

Semua permasalahan ia utarakan. Katanya, rumah itu sudah lama mau dijual, tapi tak laku-laku. Mungkin, pikirnya, dengan jampi-jampi Sutarmin, rumah itu akan cepat laku. Sutarmin menyanggupinya. Tentu dengan syarat. Jelita harus menyiapkan duit Rp3,5 juta untuk membeli perlengkapan ritual. Ada bunga, minyak dan lainnya.

Persyaratan itu disanggupi Jelita. Pertengahan Ramadan, Sutarmin pun berangkat ke Tanjungbatu untuk melakukan ritual di rumah Jelita. Tentu juga bersama si Jelita. Di sana bak dukun sakti beneran, Tarmin mulai beraksi dengan ritual-ritualnya.

Jelita dimintanya untuk berkeliling rumah sebanyak 37 kali. Katanya untuk mengusir roh jahat di rumah itu. Selain itu, Sutarmin juga memasang susuk di sekujur tubuh korbanya. Ada sembilan titik di tubuh Jelita yang ia pasangi jarum. Tapi sebelumnya, ia minta Jelita membuka seluruh kain yang melekat di tubuhnya. Katanya untuk diolesi minyak terlebih dahulu, biar afdhol.

Nah, biar lebih afdhol lagi, tubuh Jelita harus dikunci. Sutarmin bilang, biar roh-roh jahat itu tidak masuk lagi ke rumah atau pun ke tubuh Jelita. Cara mengunci? Ya, ini yang bejat. Jelita harus mau disetubuhi. Jelita disuruh nungging saat digenjot. Dua hari di rumah itu, dua kali pula tubuh Jelita digagahi.

Itu baru babak pertama dari ulah cabul sang dukun. Babak kedua, terjadi di rumah sang dukun sendiri. Di sini, sang dukun kembali mengeluarkan petuah sesatnya. Dia minta lagi uang Rp3,5 juta. Katanya ada lagi ritual yang mesti di kerjakan.

Katanya lagi, di tubuh Jelita ada batu hijau yang mesti dikeluarkan. Caranya? Biar keluar Jelita harus nungging sambil mencium bau asap kayu gaharu yang dibakar, sekalian disetubuhi dari belakang. Gilanya, di rumah sang dukun pun dua kali juga Jelita digitukan.

Hari pun berlalu. Tapi rumah Jelita tak juga ada juga yang menawar, apalagi terjual. Nah, merasa dikibuli, akhirnya, Selasa (24/10) Jelita mendatangi Poltabes Barelang.

Dua kali
Di ruang Unit I Sat reskrim Poltabes Barelang, Sutarmin cuma bisa menunduk. Seorang penyidik mulai memeriksanya. Di depannya, berjejer, tiga botol kecil minyak, dua batu akik, dua batu lagi berbetuk hati, sebungkus serpihan kayu gaharu lengkap di dalam kotak alumunium kecil. Inilah bahan-bahan yang dipakai Sutarmin untuk mengobati pasien-pasiennya.

Tapi ia mengelak semua pengakuan korban. Ia juga mengaku tak pernah menyuruh korban buka baju dan macam-macam. Bahkan, katanya, ia tak menyetubuhi sebanyak itu. “Dua kali, tapi tak masuk, cuma sekali yang masuk,” ujarnya. Berikut pengakuan Sutarmin;

Betul Anda dukun?
Tidak, saya cuma ngojek. Orang-orang disana aja yang bilang saya dukun. Memang saya sering obati orang sakit. Mungkin karena itu saya dikira dukun.

Terus bagaimana bertemu Jelita?
Dia punya teman, anaknya dulu sakit. Katanya tak bisa jalan sudah enam tahun. Saya yang obati. Sepuluh hari sembuh dan langsung bisa jalan. Dari temannya itu dia kenal saya. Dia datang sendiri ke rumah kok. Mita bantu biar rumahnya cepat laku.

Caranya dengan menyetubuhi korban?
Ya enggak. Lah wong, di dalam kamarnya saya duduk, terus dia buka baju sendiri. Dia itu wanita yang sering keluar masuk Singapura. Sudah empat kali nikah.

Tapi, katanya Anda yang suruh lepas baju?
Enggak.

Terus uang yang anda mitna sampai tujuh juta?
Itu untuk beli minyak ini (sambil menunjuk pada botol kecil tiga minyak didepannya. Katanya satu botol harganya dibeli Rp3,5 juta)

Dari mana Anda belajar ilmu dukun?
Gak belajar, mbah saya dulu dukun.

Apa mantranya, saat ritual untuk menjual rumah Jelita?
Ya cuma baca kaki danyang, nyai danyang… Untuk manggil roh saja.(sya)

Sementara itu, soal kasus dukun cabul ini, Kasat Reskrim Poltabes Barelang Kompol Sugeng Putut wicaksono menjelaskan, pihaknya menjerat dengan pasal penipuan dan perbuatan tidak menyenangkan. “Untuk kasus pencabulan tak masuk, karena korban sudah dewasa selain itu, tak ada tanda-tanda kekerasan atau paksaan,” paparnya. Sutarmin di kenakan pasal 378 dan 355 KUHP.
Sementara ini, Tarmin masih teurs menjalani pemeriksaan pihak kepolisian> Putu pun mengira ada kemungkinan masih ada korban lainnya, hanay saja tidak melaporkan perbuatannya. Nah, Perwira melati satu ini mengimbau, kepada masyarakat yang memang pernah menjadi korban penipuan atau perbuatan cabul sang dukun, untuk segera melapor ke polisi. (sya)

3 Responses to Mau Jual Rumah, Diperdaya Dukun

  1. antonio says:

    MAsih ada saja praktek seperti cerita di atas. In tidak lepas dari persoalan kultur dan sejarah panjang bangsa kita yang kental dengan dunis mistik. Apapun, cobalah lebih nalar dan melihat kepada perkembangan jaman.

    Semoga ini yang terakhir

  2. Nice artikel,seneng bisa berkunjung disini,infonya sangat bermanfaat,jika ada waktu,mohon kunjungan baliknya ya,salam dari kami : http://pasangiklangratis73.blogspot.com/

  3. Whoa… such a beneficial online site

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: