Bocah 4 Tahun Dicabuli

Batam, ST: Imut (bukan nama sebenarnya), bocah empat tahun ini terlihat ketakutan. Selasa (5/12) siang, Imut didampingi ibunya melapor ke Polsekta Batuampar. Ning (25), ibu korban mengaku, putri sulungnya itu telah menjadi korban pencabulan Khairil Abbas (53).
Lantaran terus ketakutan, Imut akhirnya diboyong ke sebuah ruangan. Di salah satu ruangan Unit Reskrim Polsekta Batuampar itu, bocah hitam manis itu terlihat nyaman di pangkuan ibunya.
Lagi-lagi, kenyamannya terusik, kala pintu itu terbuka. “Anak saya jadi penakut begini,” ujar Ning pada POSMETRO. Kendati demikian, bukan  berarti Imut takut pada setiap lelaki yang menemuinya. “Anak saya hanya takut sama bapak itu (tersangka),” terang ibu dua putri ini.
Setelah yakin kalau yang menghampirinya bukan Pak Tua (panggilan sehari-hari Khairil Abbas), rasa takut korban berlahan hilang. Ditanya, bagian mana saja yang sudah digerayangi Pak Tua, dengan gambalang korban memperaagakannya.
Polos tanpa ada komando, korban pun meraba dada dan kemaluannya sebagai petunjuk bagian itulah yang sudah digerayangi pelaku. Sebagai bocah yang masih polos, Imut tak mengerti maksud pelaku kala itu.
Nah, perbuatan cabul tersebut tertangkap basah oleh ibu korban. Minggu (3/12), sekitar pukul 10.00 WIB, ibu korban mempergoki tersangka sedang memangku korban.
Kala itu, tangan tersangka masuk kedalam baju yang dikenakan korban. Satu tangan tersangka menggerayangi dada bocah tersebut. Sedangkan satunya lagi, digunakan untuk meraba-raba kemaluan korban.
Serr…, darah Ning seketika berdesir kala menyaksikan pemandangan tersebut. “Ibu mana yang tahan melihat putrinya digituin,” ujar Ning emosi.
Sebelum mempergoki aksi cabul itu, Ning mengaku sedang memasak di dapur. Kecurigaannya muncul setiap kali melihat Pak Tua masuk kamarnya, pintu selalu ditutup. “Ya…, saya sudah anggap Pak Tua sebagai orang tua sendiri,” begitu komentar ibu korban.
Kendati demikian, naluri keibuan Ning muncul. Ibu muda ini merasa, putrinya dalam keadaan bahaya. Benar dugaan Ning, saat ia masuk kamar, pelaku sedang melakukan tindakan tak senonoh seraya memangku korban dalam pengakuannya.

Hanya Mijit-mijit Dadanya

   Tak lama setalah dilaporkan sebagai pelaku cabul, Khairil Abbas pun akhirnya diciduk polisi di rumah kontrakannya. Selasa (5/12) siang, pelaku langsung diintrogasi anggota Reskrim Polsekta Batuampar.
Di ruang itu, pelaku memperagakan aksi cabulnya. Ia menampik kalau sudah meraba-raba kemaluan korban. “Saya hanya mijit-mijit dadanya aja,” begitu pengakuan korban.
Apa yang mendalangi Pak Tua melakukan aksi bejatnya itu? Kesepian, salah satu alasan Pak Tua nekat melakukan hal tersebut. Sejak tahun 1997 lalu, Pak Tua mengaku sudah pisah dengan istrinya.
Saat itulah, Pak Tua ngekos di sebuah kontrakan di Bengkongharapan II Blok I No 25. Kebetulan, sejak itu, Pak Tua satu kontrakan dengan ibu korban. Delapan tahun lamanya ngontrak pada sebuah rumah, Pak Tua pun sudah dianggap sebagai saudara oleh keluarga korban.
Sayang, kepercayaan itu ternodai oleh pikiran cabul tersangka. Saat dipergoki ibu korban, tersangka mengaku memang sedang meraba-raba dada Imut.
Nah, ada yang unik dari pengakuan tersangka. Tanpa ditanya, tersangka mengaku pada polisi, bahwa dia adalah salah satu atlit catur utusan Tanjungpinang dalam ajang Porprof Kepri I. Ia pun mengemis agar kasus tersebut tidak dilanjutkan. Penyesalan Pak Tua ternyata sudah terlambat, polisi akan terus melanjutkan kasus tersebut lantaran ibu korban sudah mempercayakan kasus pencabulan itu pada polisi.
Kapolsekta Batuampar, AKP M Sholeh SIK, melalui Kanit Reskrim-nya, Ipda Suryono mengatakan, saat ini tersangka dalam pemeriksaan intensif unit Reskrim. “Saat ini, tersangka akan terus kita periksa sambil terus mengumpulkan fakta-fakta dari saksi dan barang bukti,” terang Suryono.
Dengan demikian, tersangka terancam Pasal 90 ayat 2 tentang pencabulan dengan ancaman tujuh tahun penjara. Tak hanya itu, pada tersangka juga dialamatkan Undang-undang perlindungan anak. (izo/sya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: