Janji Dipekerjakan, Malah Dicabuli

Batam, ST:Duduk termenung di atas sebuah bangku, Anak Baru Gede (ABG) ini terlihat murung. Bangku yang diduduki gadis berkulit kuning langsat itu memang diperuntukan bagi tamu yang menunggu proses persidangan. Bunga (16), sebut saja begitu. Senin (11/12), anak bungsu dari tujuh bersaudara ini diminta hadir ke Pengadilan Batam (PN) Batam guna menghadiri sidang tentang kasus pencabulan yang dialaminya tiga bulan lalu.
Sebelum sidang dimulai, POSMETRO sempat mewawancarai seputar aksi cabul yang dialami Bunga.  Gadis kelahiran 19 Agustus 1990 ini seakan trauma atas perlakuan pria cabul itu.
Saat aksi cabul itu terjadi, korban mengaku selalu menampik tangan nakal pelaku. Dada, paha dan bagian sensitif milik korban tak luput dari upaya pencabulan. Hanya saja, gadis yang hanya tamat SMP ini bisa mengagalkan aski cabul itu. “Saya digerayangi, tapi saya nolak kok,” ujar korban
Merasa dilecehkan, korban pun menceritakan ikhwal tersebut pada tetangganya. Hingga akhirnya, kasus tersebut sampai ke kantor polisi.
Sementara itu, di balik jeruji besi, terlihat seorang pria mengenakan seragam orange. Duduk diantara puluhan tahanan lainnya, Dimas (pelaku cabul) hanya bisa tertunduk. Pria empat puluh empat tahun itu, seakan pasrah atas tuduhan yang dialamatkan padanya.
Ulah cabulnya itu berimbas ancaman sembilan tahun. Pasal berlapis yang didakwakan Jaksa Penutut Umum (JPU), menandakan aksi cabulnya itu sudah tak lagi bisa ditelorir.
Juni, JPU yang menangani kasus tersebut mengaku geram. Katanya, tak selayaknya korban yang masih polos diperlakukan tak senonoh. “Korban diming-imingi pekerjaan, saat itulah korban digerayangi,” jelas Juni pada POSMETRO.
Juni pun akhirnya mengahadiahi terdakwa dengan pasal berlapis. Pasal 289 mengancam pelaku dengan kurungan sembilan tahun penjara. Sedangkan pasal lainnya yakni pasal 290 sub huruf 2 (e) dan Pasal 282.
Aksi cabul tersebut terjadi, Kamis (21/9) lalu. Nah begini ceritanya. Pada waktu itu terdakwa menjanjikan pekerjaan pada korban. Namun, niat Dimas tak sepenuhnya suci. Ternyata, itu hanya akal-akalanya untuk bisa menjamah tubuh sintal milik korban.
Tak tahan melihat kemoloken tubuh korban, Dimas pun akhirnya meraba-raba payudara korban. Kala itu, Dimas beralasan kalau perbuatnnya itu hanya sekedar contoh yang tak mengenakan yang datang dari pelanggan kafe. Kebetulan, waktu itu Dimas menjanjikan pekerjaan sebagai waitres pada korban.
Namun, korban segera menampik aksi tangan nakal Dimas. Tak berlanjut, akhirnya Dimas mengantarkan korban pulang. Di dalam perjalanan, Dimas masih sempat mengerayangi dan meraba-raba korban.
Usai persidangan, ketika hal ini dikonfirmasikan, terdakwa tidak menampik. Pria yang sudah beristri ini mengaku pernah mencium korban. Saat di perjalanan pun terdakwa pun mengaku mengerayangi korban. “Waktu itu saya tanya sama dia (korban), kamu masih asli (perawan) nggak?” ujar terdakwa. (izo)

One Response to Janji Dipekerjakan, Malah Dicabuli

  1. Addji says:

    HaRUSNYA Setiap pelakunya diganjar seumur hidup, atau paling nggak, itu kemaluan dicincang aja. He. . . . He. . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: