Buruh PT Coba Diperkosa Lelaki India

Batam, ST:Di (21) mendatangi Pos Polisi Simpangdam Mukakuning, Selasa (26/12) sekitar pukul 16.30 WIB. Ia melaporkan bahwa ia telah dipukuli dan akan diperkosa pria asal tanah hindustan berinisial Ro mantan kekasihnya.

Ceritanya, beberapa bulan lalu ia menjalin hubungan dengan Ro. Tapi ia merasa tidak cocok dengan Ro, karena ia dan Ro sering bertengkar. “Ya waktu pertama menjalin hubungan, dia kelihatan baik dan sayang pada saya, tapi lama kelamaan tingkahnya berubah,” tutur gadis asal Sumatera Utara ini.

Akibatnya mereka sering bertengkar. Bahkan hampir setiap kali mereka bertemu selalu bertengkar. Merasa sudah tidak cocok dengan kekasihnya, akhirnya mereka sepakat mengakhiri hubungan mereka. “Kalau tidak cocok buat apa diteruskan,” kata Di.

Beberapa hari setelah mereka memutuskan hubungan, tepatnya Sabtu (23/12) Ro menghubungi Di melalui hapenya. Ro menyuruh Di datang ke tempat tinggalnya di Ruko Batamindo. “Dia bilang mau minta maaf atas semua yang pernah ia lakukan pada saya selama ini,” ujarnya.

Di pun menyanggupi akan datang ke rumah Ro sore itu. Sekitar pukul 16.30 WIB Di mendatangi rumah Ro. kebetulan Ro memang tinggal sendiri di ruko itu. Ia pun mengetuk pintu rumah itu. Setelah pintu dibuka Ro menyuruh Di masuk. Tapi setelah Ro menutup pintu, tanpa basa-basi ia langsung memukul hidung dan wajah Di beberapa kali.

Setelah itu ia mengambil tali plastik dan mengikat tangan gadis itu di salah satu tiang rumahnya. Setelah diikat, Di dipukuli hingga babak belur. Kurang puas dengan perbuatannya, Ro menarik Di masuk ke dalam kamar. Sampai di kamar itu, Di didorong ke tempat tidur. “Pria itu mencoba memperkosa Di, mungkin dia sakit hati setelah putus,” tutur sumber wartawan koran ini di Pos Polisi Simpangdam Mukakuning.

Tapi saat itu Di mencoba berontak, tapi Ro mengancam Di dengan sebilah pisau dapur. Mengetahui nyawa dan kehormatannya terancam, Di melakukan perlawanan, ia mencoba berontak. Untung saja Di berhasil melepaskan diri dari ancaman pisau dapur yang dibawa Ro. Ia langsung kabur dari rumah itu. Dan pulang ke rumahnya.

Hingga beberapa hari ia tidak berani masuk kerja dan keluar rumah. Setelah tenang ia mendatangi Pos Polisi Mukakuning, dan melaporkan kejadian itu. Kapolsekta Tanjunguncang AKP Budhi Rayadi Spd, saat dikonfirmasi wartawan koran ini, membenarkan adanya laporan itu.(hnr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: