Dibawa Kabur, ABG Disetubuhi

Karimun, ST:Seorang gadis bernama Bunga –nama samaran– (16) warga Kampung Bukit, Kecamatan Meral dinyatakan telah dibawa kabur pria berusia sekitar 50 tahun, atas nama Awang. Hal ini membuat orang tua korban, El (45) akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Meral untuk mendapatkan perlindungan hukum.
El melaporkan kejadian ini pada Rabu (3/1), dengan laporan kehilangan anaknya yang diduga dibawa kabur oleh pria yang bernama Awang, mendapatkan laporan itu jajaran Polsek Meral akhirnya melakukan penyelidikan. Dan didapati pada Rabu sore polisi menemukan korban yang merupakan siswa salah satu SMA  di Kecamatan Meral di salah satu rumah kos di daerah Kolong.
Kemudian polisi membawa korban ke Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari keterangan tersebut, akhirnya polisi mendapatkan nama Awang yang telah membawa korban ke rumah kos tersebut.
Dalam waktu singkat akhirnya polisi berhasil mengamankan Awang di Meral, tanpa basa-basi Awang langsung digiring ke Mapolsek Meral untuk menanggung jawabkan perbuatannya.
Sementara saat dikonfirmasi Posmetro di Polsek Meral, Ibu korban El mengatakan pihaknya berani mengatakan kalau pelaku telah mengguna-gunai anak ke tiganya tersebut.
”Saya berani bilang kalau dia –pelaku– mengguna-gunai anak saya, masalahnya selama ini anak saya tak pernah mau nurut saya, meski sudah dikasih peringatan agar jangan berhubungan dengan pelaku, bahkan dia nekat dan saat diperingati dia anak saya tak pernah takut sama siapa saja,” ujar El kepada Posmetro.
Bahkan saat dikatakan El bahwa pelaku yang merupakan mantan PNS ini punya istri sampai 4, dan tak pernah memperhatikan istrinya tersebut. Namun Bunga tak pernah mau tahu.
”Saya sangat tidak terima dengan perlakuan pelaku, karena saya tak mau masa depan anak saya jadi hancur, namun pelaku tetap saja menemui anak saya, padahal saya sudah sering memberikan peringatan kepada pelaku agar jangan mendekati anak saya, bahkan saya pernah mengasingkan anak saya ke Bukit Tinggi, agar tidak bertemu lagi dengan pelaku tersebut. Namun nyatanya tetap saja pelaku menghubungi anak saya bahkan memberikan uang untuk kembali ke Karimun dari Bukit Tinggi. Yang jelas saya tak terima atas perbuatan pelaku,” terang El kembali.
Sementara Bunga yang dikonfirmasi Posmetro mengatakan bahwa merasa dirinya benar di guna-guna, bahkan sering perasaannya selalu tidak enak.
”Saya gak tahu mas, kadang-kadang perasaan saya tak enak, selalu ingat dia, bahkan saat saya di Bukit Tinggi, saya selalu tak betah, dan tiba-tiba ingin lari ke Karimun  lagi, dimana ia mengirimkan uang ke saya sebesar Rp500 ribu, untuk biaya kembali ke Karimun,” ungkap Bunga.
Bahkan Bunga mengakui pernah berhubungan dengan Awang, namun Bunga mengaku tak pernah dipaksa hanya pelaku melakukannya dengan membujuknya dan memberikan uang bahkan membelikan Hp untuk korban.
Sementara Kapolres Karimun, AKBP Drs Leonidas Braksan MM melalui Kapolsek Meral, AKP Darson Samosir yang dikonfirmasi Posmetro membenarkan kejadian ini.
”Korban sudah kita amankan, termaksud Tersangka juga sudah kita amankan, untuk tersangka kita jerat dengan pasal 81 ayat 2 UU perlindungan anak nomor 22 tahun 2003 dan dijontokan pasal 332 KUHP ata tindak pidana melarikan anak dibawa umur dari orangtua kandungnya, dengan ancaman 15 tahun,” terang Darson.(ria)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: