Diperkosa Mantan Pacar Kakak

foto104.jpgKarimun, ST:Naas nasib Bunga (15) warga Lubuk Semut pasalnya harus menjadi budak nafsu mantan pacar kakanya, Ruslan (20) hingga Bunga harus kehilangan mahkotanya saat dibawa ke wisma Rasa Indah, Jalan Nusantara lantai dua dikamar 102 pada Sabtu (16/12) bulan lalu.
Hal ini membuat paman Bunga, Nr akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Balai, Senin (1/1) sekitar pukul 18.00 WIB, untuk meminta keadilan akan kejadian yang terjadi terhadap ponakannya.
Dari informasi yang diperoleh Posmetro Selasa (2/1) saat dimintai keterangan di Polsek Balai, paman Korban Nr mengaku dimana korban pada malam kejadian memang berpamitan untuk pergi jalan-jalan bersama saudaranya dengan menggunakan motor yang dipinjam mereka. Kemudian sekitar lepas magrib mereka pulang kembali ke rumah. Namun selanjutnya sekitar 1 jam Bunga kembali berpamitan untuk pergi kerumah temannya. Disitulah awal kejadian bermula.
”Dari pengakuan ponakan saya, saat itu dia bertemu pelaku di rumah temannya di sekitar Tanjungbalai, dan saat akan pulang, tiba-tiba kunci motor ponakan saya dirampas pelaku, dengan alasan pelaku minta diantar ke Bravo, namun sampai di depan Bravo pelaku tidak jadi ke Bravo hingga mengajak korban berkeliling hingga di jalan Poros,” ungkap Nr kepada Posmetro.
Kemudian, lanjut Nr, pada Minggu (17/12) sekitar pukul 02.00 WIB dinih hari pelaku bukan membawa korban pulang ke rumah, namun korban malah dibawa pelaku ke Wisma Rasa Indah, jalan Nusantara. Disanalah kejadian pemerkosaan itu terjadi.
”Saya juga kaget saat ponakan saya tak pulang hingga pagi, ditambah lagi saat itu, pelaku yang baru dua kali saya kenal tersebut datang ke rumah dengan membawa motor yang dipakai ponakan saya, dimana maksudnya mengembalikan motor tersebut dengan alasan ponakan saya lari dan motornya ditemui di simpang lampu merah Sei Lakam,” terang Nr lagi.
Selidik punya selidik, ternyata Bunga didapati lari ke Tanjungbatu, hal ini terungkap ketika saudara Nr yang ada di Tanjungbatu menghubungi Nr beberapa hari kemudian. Dimana dikatakan bahwa Bunga berada di sana.
”Sempat lima hari ponakan saya di Tanjungbatu, kemudian saya jemput saat itu tidak ada tanda-tanda mencurigakan, namun setelah dua hari saya jemput, ternyata ponakan saya merasa sakit perut, kemudian selanjutnya saya bawa ke RSUD untuk dirawat. Di sana sempat diwarat tiga hari,” tegas Nr kembali.
Selanjutnya setelah Nr menanyakan keadaan ponakannya tersebut, dimana saat itu dokter mengatakan bahwa ponakannya mengalami sakit gangguan pada saluran kemaluan.
Saat itu juga Nr dan istrinya merasa curiga, hingga akhirnya Nr menanyakan kepada Bunga apakah ada laki-laki yang telah melakukan perbuatan terhadapnya. Saat itulah Nr mendapatkan jawaban dari Bunga.
”Dia langsung sebut nama Ruslan saat itu, dari situlah saya kemudian melaporkan kejadian tersebut,” tegasnya lagi.
Mendapatkan nama tersangka akhirnya polisi berhasil mengamankan tersangka Rusalan di Lubuk Semut saat sedang berada di rumah kawanya.
Sementara Kapolres Karimun, AKBP Drs Leonidas Braksan MM melalui Kapolsek Balai AKP Eko K SIK saat dikonfirmasi Posmetro membenarkan kejadian tersebut.
”Tersangka sudah diamankan dan saat ini sedang dimintai keterangannya, atas perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal Undang-undang perlindungan nomor 23 tahun 2002 dijontokan 285 KHUP dengan ancamana hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ungkap Eko.(ria)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: