Supir Pecundangi Siswi SMP

BATAM: Cinta terlarang itu akhirnya berbuah petaka buat Erwin (23). Meski sudah punya anak dan istri, ia masih juga bermesem-mesem mesra dengan anak tetangga yang masih duduk di bangku SMP. Dan bukan sebatas itu, hubungan  mereka juga sudah sampai ke kamar hotel. Walhasil, Supir trailer ini harus meringkuk di balik jeruji besi, lantaran orang tua si ABG tak terima.
Peritiwa itu bermula Sabtu (3/2) sore. “Dia telpon bilang tunggu aku, tak boleh lewat dari sepuluh menit,” cerita Erwin. Saat itu, bapak satu anak ini sedang berada di Tanjunguncang mengemudikan mobil beratnya.

Ya mereka berdua ternyata sudah janjian untuk bermalam minggu. Ternyata, diam-diam keduanya sudah menjalin cinta. Mereka tinggal bersebelahan di Seraya Atas di Blok C. Cerita selingkuh ini berjalan lancar hampir sebulan. Ya seperti malam minggu itu. Sebut saja si ABG ini, Manis. Usianya masih 16 tahun. “Iya tapi badanya sudah besar,” kata Erwin.

Malam itu mereka berdua carter taksi menuju Diskotek Pasific. Awalnya Manis mengajaknya ke GG Pub. Tapi, lantaran uang di dompet Erwin mereka putuskan saja ke diskotek berbentuk kapal pesiar itu. Malam semakin larut. Di dalam diskotek pengunjung semakin ramai. Rupanya suasana ini tak membuat mereka nyaman.

“Terus dia ngajak tidur,” lanjut Erwin. Ajakan tidur itu belum jelas, Tapi Erwin punya usul mereka booking kamar di Hotel Singapura, di Jodoh. Ajakan itu mendapat sambutan. Manis pun menyetujuinya. Jadilah malam panjang itu berlalih ke sebuah kamar di nomor 304, untuk mereka nikmati cuma berdua saja. “Ya kami suka sama suka, kami bersetubuh malam itu,” aku Erwin. Perbuatan terlarang kedua jenis itu pun dilakukan menjelang subuh.

Singkatnya keduanya pun terkapar di ranjang hotel. Erwin tidur dengan lelap. Bahkan saking lelapnya ia tak sadar Manis sudah meninggalkan kamar. Hanya selembar pesan ditulis di kertas, yang ditinggalkan di meja. “Dia bilang tak enak mau bangunin saya, dia pergi sambil bawa uang untuk ongkos pulang,” cerita Erwin.

Ya kisah cinta itu memang sudah usai. Tapi masalah belum selesai. “Dia berpesan kalau di rumah tak usah panggil abang adik, takut ketahuan,”  lanjut Erwin. Tapi siapa sangka, malah akan muncul siangnya. Melihat tingkah sang anak yang tak biasa, orang tua Manis jadi curiga. Apalagi setelah membaca buku harian Manis. Disebut-sebut nama Erwin di sana.

Masalah pun bertambah panjang. Istri Erwin yang mendengar nama suaminya disebut-sebut tetangganya juga jadi bingung. Singkatnya, percintaan itu bukan rahasia mereka berdua lagi. Manis mengakui kepada orang tuanya. Jelas ini tak bisa dibiarkan. Orang tua Manis pun tak terima dengan ulah Erwin yang sudah dianggap merusak masa depan anaknya. Masalah itu pun sampai ke Polsekta Batuampar. Menurut Kapolsekta Batuampar, AKP Mochammad Sholeh, Ini masuk kasus pencabulan, karena keduanya suka-sama suka. “Tapi korbanya kan di bawa umur,” ujarnya.

Nasi sudah menjadi bubur. Erwin harus bertanggung jawab dengan perbuatannya. Ia mendekam di balik jeruji besi. Anak istrinya pun menanggungnya, tak ada lagi yang harus menafkahi mereka. “Saya siap menikahinya,” aku Erwin. Istrinya pun menurut Erwin setuju, asalkan ia tak lagi diselkan.(sya)  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: