Diajak Nonton BF, Lalu Dicabuli

BATAM, SK: Duh, dua orang bocah menjadi kejahatan seksual. Mereka dicabuli oleh lelaki berusia 49 tahun, setelah bareng-bareng menonton film blue.

Awalnya dua bocah perempuan itu cuma diputarkan film kartun Tom and Jerry. Tapi setelah itu diganti dengan film khusus dewasa alias film biru. Dari situlah awal drama pencabulan di sebuah rumah mess pembatu Ketua Kadin Batam Nada Soraya, di Perumahan Kurnia Djaya Alam (KDA) Batamcentre.

Daniel Wijaya (49), si pembantu bikin ulah. Dua bocah ingusan itu diciumi dan digrayangi tubuhnya. Ulah cabul pria tua yang akrab di sapa Om Wiwit itu terjadi, Selasa (24/4) pukul 16.00 WIB. Seperti biasa, kedua bocah Mawar (6) dan Melati (7), bukan nama sebenarnya, bermain ke mess itu.

Kedua bocah ini memang sudah akrab dengan Om Wiwit. Hampir tiap hari mereka bermain di sana. Begitu juga dengan anak-anak lain sekitar komplek itu. Mawar dan Melati pun langsung masuk kamar si Oom cabul. Mereka mita diputarkan film kartun.

Dengan penuh kasih sayang, Om Wiwit memutarkan film Tom and Jery. Mereka pun menyaksikan film bersama-sama. Entah bagaimana, film anak-anak itu berubah ke film dewasa. Dari pengakuan Om Wiwit, dua bocah itulah yang memintanya untuk memutar film biru. “Katanya minta diputarin film jorok, yang ada cium-ciumannya gitu,” cerita Om Wiwit.

Singkatnya, film jorok itu pun diputar. “Saya putar film barat, mereka minta yang ada ciumannya. Ya, tak lama, cuma sekitar setengah jam,” cerita Om Wiwit. Setelah nonton film itu, Wiwit pun ikut mempraktekkannya.

Tapi, lagi-lagi Om yang berkacamata itu tak mengaku kalau dia yang mendahului. Menurutnya, justru dua bocah tadi yang minta dicium karena pengin tahu rasanya ciuman. “Ya saya cium aja, pegang-pegang badannya,” ujarnya. Cuma diakuinya, jika kedua bocah itu mau, tanggal 2 nanti akan dikasih uang.

Kasat Reskrim Poltabes Barelang AKP Herry Heriawan SIK menjelaskan, terungkapnya pencabulan ini bermula dari laporan orang tua korban. “Kami ditelepon, lalu kami ke lokasi dan menjemput tersangka,” jelasnya.

Mulanya sang ayah dua bocah yang mengetahuinya. Berawal dari terlihatnya tanda bekas kecupan (cupang) di leher sang anak. Mereka dipaksa mengaku siapa yang telah membuat cap merah di leher mereka. Bocah bau kencur itu pun mengaku kalau itu ulah Om Wiwit. “Bocah itu ditelanjangi dan diciumi. Mereka dijanjikan akan dikasih uang Rp20 ribu, pensil, dan rautan,” tutur penyidik. (sya/kau)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: