Istri Selingkuh, Ditikam Suami

BATAM, SK: Dengan sadis Eko (30), nama samaran, membabibuta menikam istrinya sendiri dengan gunting rambut. Sebanyak 14 tikaman menghiasi tubuh Nuri (28), juga bukan nama sebenarnya. Peristiwa itu terjadi, Rabu (25/4) pukul 15.30 WIB.

Nuri tersungkur bersimbah darah, melihat istri yang telah mendampinginya selama 6 tahun bersimbah darah, Eko kabur. Pria berambut pendek ini langsung mendatangi Polsekta Tanjunguncang dan menyerahkan diri.

Menurut cerita Eko kepada POSMETRO, waktu itu ia pergi ke rumah orangtua Nuri, tidak jauh dari rumahnya di Sembulang Jembatan IV Barelang. Tapi mertuanya mengatakan bahwa Nuri pergi bersama Tarida (35) kakaknya.

Masih kata Eko, ia mencari istrinya lantaran beberapa waktu lalu, ia mendengar kabar dari tetangganya bahwa istrinya telah berselingkuh dengan mantan pacarnya berinisial Nor (29). “Dan saya juga pernah melihat dengan mata kepala sendiri dia jalan dengan pria itu,” tuturnya.

Ia pun pulang. Sampai di rumah ia tidak mendapati istrinya. Beberapa saat kemudian, Nuri datang bersama Tarida. Tapi ia hanya meletakkan belanjaannya dan langsung pergi. “Saya pulang ke rumah orangtua,” ujar Nuri saat itu, seperti ditirukan Eko.

Melihat hal itu, Eko langsung mengejarnya. Di tengah jalan, ia pun menghentikan sepeda motor yang dinaiki istrinya dan kakak iparnya itu. Ia pun langsung berbicara pada istrinya. “Saya membicarakan tentang masalah perselingkuhan dia, dan gugatan cerainya,” ungkapnya.

Namun baru lima menit berbicara dengan istrinya. Tarida sudah menarik-narik tangan Nuri, dan mengajaknya pergi. “Tunggu dulu, kasih saya waktu 15 menit lagi,” pinta pria berkulit sawo matang ini. Tapi Tarida tetap menarik tangan adiknya.

Melihat hal itu, Eko naik pitam. Tanpa pikir panjang, ia mengambil gunting yang sudah ia bawa dari rumah, di saku celananya dan menikam dada, perut, tangan, dan kaki istrinya. “Mungkin sekitar 14 sampai 15 kali saya menikamnya,” ujar pria yang bekerja sebagai nelayan itu.

Ia mengaku, ia berbuat setega itu pada istrinya, lantaran dibakar rasa cemburu. Nuri roboh bersimbah darah. Melihat hal itu, Tarida langsung memacu motornya, dan melapor pada orangtuanya. Sementara itu, Eko langsung mendatangi Polsekta Tanjunguncang menyerahkan diri, dengan baju yang sudah basah dengan darah. Sementara itu, Nuri dilarikan ke RSUD Batuaji, oleh kakak dan orangtuanya, yang datang ke lokasi itu beberapa saat kemudian. Ia sempat dirawat, lantaran kritis.

Kapolsekta Tanjunguncang AKP Budhi Rayadi Spd, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. “Tapi kemungkinan, pasalnya masuk KDRT (Kekerasan dalam Rumahtangga),” ujar Budhi.(hnr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: