Empat Tahun Nikmati Tubuh Anak Ibu Kos

BATAM, SK: Empat tahun lamanya Marwi (42) menggauli putri ibu kosnya. Bahkan dalam seminggu, ia sempat empat kali menyetubuhi Anggun (18), sebut saja begitu. Kamis (3/5), pelaut ini resmi berhadapan dengan meja hijau.

Sidang yang dipimpin A Bondan SH ini berlangsung hampir satu setengah jam. Agendanya, pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Meilinda SH. Sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi korban.

Nah, terdakwa sempat membantah keterangan korban. “Saya tak pernah memberikan uang sebagai imbalan, justru dia yang menentukan besarnya imbalan itu,” kilah Marwi. Terungkap di persidangan, perkosaan itu terjadi pertama kalinya di tahun 2003 silam. Kala itu, Anggun baru duduk di kelas satu SMP.

Saat itu, Marwi memang tinggal di rumah korban. Kejadian biadab itu terjadi pukul 03.00 WIB. Saat itu, Marwi pulang dalam keadaan mabuk. Serta merta, Marwi langsung menarik korban ke dalam kamar yang ditempatinya.

Korban yang masih di bawah umur tak mengerti maksud pria pelaut itu. Kebetulan, orang tua korban memang tak ada di rumah. Di malam yang sunyi dan sepi itulah, kegadisan korban terkoyak untuk pertama kalinya.

Marwi mengancam korban agar tidak menceritakan peristiwa itu pada siapapun. Aman. Dua hari berikutnya, Marwi kembali mengulangi aksinya.

Juni 2004 hingga Juni 2005, perkosaan itu jeda. Pasalnya, korban dan orang tuanya pindah ke Jakarta. Hanya saja, peristiwa asusila itu kembali terulang lantaran korban kembali pindah ke Batam. Korban sempat menghindar. Namun lagi-lagi, Marwi berusaha mencuri kesempatan.

Ia mengintai setiap korban pulang sekolah. Dan, perkosaan itu kembali terjadi di hutan dekat rumah korban. Hanya saja, Marwi mengaku melakukan perkosaan itu memakai pengaman (kondom).
Terakhir, Rabu (10/1) lalu. Sekira pukul 11.00 WIB, Marwi kembali menggauli korban. Ruli Tanah Putih Batuaji, kontrakan ini menjadi saksi bisu terakhir. Korban akhirnya buka mulut dan melapor ke polisi.

Kini, Marwi terancam pasal berlapis. Pria kelahiran 6 Oktober 1964 ini didakwa pasal 285 KUHP jo pasal 287 KUHP jo pasal 289 KUHP. Terdakwa juga dikenakan pasal 82 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.(izo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: