Sejoli Dirampok, Wanitanya Digilir

BATAM, SK: El (18) dan De (19), tak menyangka nasib sial membuntutinya. Keinginan menikmati malam Minggu, jadi petaka. Pasangan ABG yang sama-sama masih duduk di bangku SMU, itu dicegat dua begundal bersenjata parang.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Bukit Harimau, Patamlestari, Sekupang, Sabtu (4/5) malam. Sialnya, usai dipreteli harta bendanya, ERS dibawa lari dan digilir bergantian hingga tiga kali.
Sekitar jam sembilan malam, korban singgah di tempat temannya Nng. Tak lama kemudian, De juga bertandang ke rumah Nng. Karena bensin habis, cowok yang masih duduk di kelas dua itu meluncur mengisi ke Pom Bensin.

Tak lama kemudian El mengajak mutar-mutar. Mereka sepakat. Dengan motor Supra Fit BP 6452 BE mereka langsung tancap gas. Tak berapa lama sampai di kawasan Patamlestari. Tapi, tujuan ke pantai di kawasan itu batal. Pasalnya, pos pintu masuknya sudah tutup.

Nah, berawal dari sinilah malapetaka itu datang. Dua begundal dengan senjata samurai mencegatnya. Dalam situasi gelap De langsung disabet samurai oleh salah satu garong itu. Sedang pelaku lainnya menyuruh dua korbannya turun dari motor.

Melihat korbannya tak berkutik, dua garong itu mengambil paksa dompet De dan cincin di jari kiri El. Usai menggasak harta benda milik korban, dua garong bukannya berhenti. De dipaksa berjongkok dan diancam tak boleh teriak. “Jadi saat itu korbannya benar-benar dibuat tak berkutik,” cerita Kapolsekta Sekupang, melalui Ipda Samsurizal, Kanit Reskrim, kepada wartawan Minggu pagi.

Pelaku membawa kabur El ke Bukti Harimau dengan motor korban. Sedangkan motor pelaku ditinggal di depan pos masuk ke pantai itu. Saat itu, De ditinggal sendiri.
Di Bukit Harimau, El dipaksa membuka kemejanya dan roknya berwarna coklat. Pelaku yang berbadan tinggi kurus, berkulit sawo matang langsung membuka baju dan celananya. El juga dipaksa membuka celana dalamnya warna biru. “Saat itulah pelaku memperkosa korban hingga dua kali,” ungkap Samsurizal.

Derita El tak sampai disitu. Pelaku yang lain berbadan gemuk, pendek berkulit sawo matang juga menindih korban. Tiga kali korban dinodai. Beruntung mobil polisi Polsekta Batamcenter melintas di lokasi itu. “Saat itulah pelaku loncat ke jurang dan lari di semak-semak belukar. Sampai jam dua (malam) kami sisir, tak ketemu. Tapi, kami sudah tahu ciri-cirinya,” tandasnya.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti milik pelaku. Motor warna hitam, jaket dan celana dalam pelaku diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. “Motor setelah kita cek ternyata motor hasil curian. LPnya (laporan polisi), tanggal 25 April lalu. Dugaan kuat pelakunya sama dengan pelaku Curas (Pencurian dan kekerasan) di Tanjungpinggir,” ungkap Samsurizal. (for)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: