PSK Dirumahkan, Tamu Batal Datang

KARIMUN, SK: Tidak hanya karyawan PTKG yang kini terpaksa dirumahkan, karena top managernya sedang menjalani proses hukum di Polda Kepri. Kini nasib serupa melanda Pekerja Sek Komersil (PSK) yang biasa mangkal di lokalisasi Villa dan Ruko Kapling Kecamatan Tebing.

Akibat perintah berkurung yang melanda PSK ini, kini ratusan tamu dari Singapura dan Malaysia harus membatalkan niatnya berkunjung ke Karimun. Nasib ratusan PSK yang sedang menjalani proses dirumahkan, sudah berjalan lebih dari sepekan. Dampaknya mulai terasa, jasa transportasi dan pihak perhotelan mulai kebingungan untuk mendapatkan untung.

“Puluhan tamu saya harus membatalkan kunjungannya ke Karimun, sebab cewek-cewek yang berada di Villa dan Ruko Kapling tidak boleh lagi keluar untuk melayani tamu. Kondisi ini sangat merugikan saya, sebab saya harus mencari untung untuk membiayai hidup saya dan membayar setoran mobil,” aku Embi salah seorang sopir taksi di Karimun.

Kepada Posmetro Sabtu (19/5) kemarin, ia mengaku sudah lebih sepeken cewek-cewek yang biasa melayani tamu untuk diajak kencan tidak boleh lagi lagi beroperasi. Artinya, sudah lebih sepekan pula ia tiak bisa mendapatkan rezeki, dari kehadiran tamu-tamu dari negara jiran Singapura dan Malaysia.

“Kerena adanya pelarangan PSK beroperasi, banyak sopir yang mengeluh. Tapi macam mana lagi, kami hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. Harapan kami, adanya kebijakan khusus dari pemerintah menyangkut masalah ini, kalau tidak bukan hanya nasib sopir saja yang terancam, pihak hotel dan restauran juga mengalami nasib yang sama,” terang Embi yang tergabung dalam Asosiasi Transportasi Wisata Karimun (ATWK).

Dari hasil pengamatan koran ini dilokalisasi villa dan ruko yang biasanya diramaikan cewek-cewek yang bisa diajak kencan, kini kawasan ini sudah tidak berpenghuni lagi. Biasanya kawasan ini selalu riuh rendah dengan suara cewek-cewek, namun sekarang sudah disunglap menjadi kawasan tak berpenghuni.

Kabaranya, PSK ini semuanya dipindahkan ke tempat lain, agar tak terjaring razia aparat keamanan. Yang ditakutkan, tidak bolehnya kawasan villa dan ruko dijadikan lokalisasi penyedia jasa PSK, ratusan cewek-cewek ini akan berbaur ke permukiman masyarakat. Dampaknya, aktifitas PSK ini menjadi sulit terpantau, dan dapat menimbulkan masalah sosial baru. (hai)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: