Berduaan di Kamar, Muda-mudi Diarak Warga

Batam, ST: Susan (25) warga Perum FANINDO Blok S RT/03/06 Kecamatan Batuaji hanya mampu tertunduk malu. Pasalnya, siang itu Rabu (2/7) ia kedapatan memasukan seorang pria bernama Tio (25) ke dalam kamar kos. Melihat ada tamu yang masuk ke dalam kamar, pasangan muda-mudi ini langsung diarak warga.

Ceritanya, siang itu Susan yang bekerja dikawasan industri Batamindo Mukakuning hanya bekerja setengah hari. Rupanya hari itu ia kedatangan seorang tamu pria dari Tanjungpinang. Setelah menjemput Susan ditempat kerja, Susan dan Tio menuju tempat kosnya Susan dan mampir dulu membeli nasi bungkus.

Setelah tiba ditempat kos, Susan membawa Tio ke kamarnya dan langsung mengunci kamarnya. Nah, tak lama berselang, Bulhadi pengelola tempat kos itu datang mengetok kamar kos susan dengan tujuan untuk meminta uang kos. Tiba-tiba dari dalam kamar Susan terdengar suara, cepa-cepat pakai baju.

“Kejadiannya sekitar jam 12 siang. Ketika saya mengetok pintu kamar Susan terdengar suara Susan cepat-cepat pakai baju. Setelah pintu terbuka, Susan keluar yang cowok ada dibalik pintu dengan tidak memakai baju. Saya langsung heran, kenapa ada tamu cowok didalam kamar, dan kamar terkunci pula,” ucap Bulhadi yang juga Ketua Pemuda di Perum FANINDO.

Selanjutnya kedua pasangan muda-mudi yang bukan Muhrim diserahkan ke Pos Keamanan dan setelah itu dibawa ke Masjid As-Salam. “Aturan tempat kos ini sudah jelas, tidak boleh membawa tamu ke dalam kamar kos, apalagi itu cowok. Dan tamu harus melapor RT dalam 1X24 jam. Ditempat kos ini, sudah ada ruang tamu dan ruang makan, kenapa harus makan didalam kamar,” bebernya sambil mengatakan akibat kasus ini Susan akan dikeluarkan dari tempat kos.

Muda-mudi ini mengaku hanya teman biasa, dan dulu pernah 1 Pete bekerja. “Saya baru datang dari Tanjungpinang, setelah itu saya menjemput Susan dan mampir ke tempat kosnya. Kenapa kami makan didalam kamar, saya segan kalau makan dilihat orang, dan saya memang buka baju, karena panas,” dalih Susan dan Tio.

Tak Mau Dinikahkan

Ketika dibawa ke masjid, dua pasangan muda-mudi ini rencananya akan dinikahkan, namun keduanya menolak karena mengaku hanya teman biasa saja. Imam Masjid As-Salam Atim sangat menyayangkan perbuatan dua pasangan muda-mudi ini. “Rencananya akan saya nikahkan saja, tapi mereka berdua menolak. Untuk saat ini, mereka berdua masih saya tahan di Masjid sambil menunggu keluarga mereka untuk menyelesaikan masalah ini,” sambung Atim.(hai)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: